Xiao Lusheng

Saat pneumonia Komunis Tiongkok atau yang dikenal dengan coronavirus mengamuk di daratan Tiongkok, salju turun di Shaanxi dan Shandong pada 9 April 2020. Sementara itu, pada 10 April, sebuah video memperlihatkan bahwa salju turun di Kota Anyang, Henan, Kabupaten Jun, Kota Hebi, dan Desa Zhangbeiwa, Kabupaten Neiqiu, Kota Xingtai, Hebei, yang membuat petani buah mengeluh atas kondisi itu.

Dalam sebuah video, seorang wanita dengan aksen Shaanxi, Tiongkok mengeluh di kebun apel dan bertanya kepada Tuhan mengapa salju turun pada saat ini.

“Salju kenapa kamu turun pada saat ini, kenapa tidak dari awal turun. Kenapa kamu turun pada saat bunga bermekaran, kamu telah membekukan bunga. Kenapa kamu turun pada saat bunga akan menjadi buah, engkau telah membekukan mereka, dan membuat bunga berguguran dan mati, kenapa engkau tidak sejak awal. ” Demikian artinya suara wanita itu. 

Dalam video lain, seorang petani buah di Desa Zhangbeiwa, Kabupaten Neiqiu, Kota Xingtai, Provinsi Hebei, Tiongkok,  juga mengeluh dengan nada mengeluh bahkan berteriak: Oh Tuhan

“Pada 10 April 2020, di Desa Zhangbeiwa, Kabupaten Neiqiu, pohon-pohon apel sekarang dalam masa berbunga … oh Tuhan, turun lebih banyak lagi, lebih dingin lagi, dan membekukan semua pohon sampai mati.”

Beberapa netizen mengatakan, “Para petani buah mengandalkan kebun buah untuk memberi nafkah kepada mereka. Waktu menghasilkan uang setahun adalah waktu panen. Pohon apel sedang dalam masa berbunga. Banyak tenaga kerja dan pupuk ditaburkan pada tahap awal. Pembekuan salju secara besar-besaran menggugurkan semua bunga apel … Saya merasa sangat sakit. Ini bukan kesedihan. Air mata orang-orang di bagian bawah tampaknya munafik dan rapuh di mata Komunis Tiongkok. Jadi, mereka tidak akan terlihat, tetapi keputusasaan itu nyata, dan itu akan berlanjut.”

Ada juga video yang memperlihatkan es membekukan pohon sakura yang sedang berbunga di kebun sakura.

“Musim semi di tahun tikus , cangkang sama mahalnya dengan emas, bulan April yang seharusnya musim semi menjadi musim dingin. Petani sulit menjual  hasil. Tahun ini adalah tahun yang tidak terlalu bagus .”

Video lain menunjukkan bahwa di petak sawah rapeseed, bunga canola dibekukan oleh es.

 

“Tahun apa ini? Epidemi baru saja reda (Catatan: Epidemi belum berlalu), dan ada hujan salju lebat seperti itu.”

Selain itu, badai salju melanda Henan, dan pengacara daratan Lin Qilei di twitternya memperlihatkan badai salju di Kabupaten Jun, Kota Hebi, Provinsi Henan.

Ada juga video berbasis web yang menunjukkan bahwa di Anyang, Henan, salju putih menutupi gandum, dan salju masih turun.

“Anyang, Henan, pada 10 April 2020, area putih yang luas itu adalah salju yang turun dengan deras. Tanaman tahun ini pasti rusak dan mati membeku lagi. Aduh cuaca ini… ” (Hui/asr)

 

Share

Video Popular