oleh Liang Yan

Ventec Life Systems, salah satu dari 10 pemasok ventilator top dunia mengatakan pada 27 Maret bahwa setelah bekerja sama dengan General Motors (GM), ia dapat memasok 1.000 hingga 20.000 unit ventilator per bulan ke Amerika Serikat dan dunia. Jumlahnya tergantung pada permintaan pasar.  

Akibat luasnya penyebaran virus komunis Tiongkok  atau pneumonia Wuhan di seluruh dunia, banyak institusi medis kekurangan pasokan perlengkapan perawatan seperti ventilator dan masker.

Pada 27 Maret, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memerintahkan perusahaan  Amerika General Motors untuk memproduksi ventilator untuk mengatasi kebutuhan yang mendesak atas ventilator.

Chris Kiple, kepala eksekutif Ventec yang berbasis di kota Seattle, Amerika Serikat mengatakan kepada NBC News bahwa mereka telah mulai bekerja sama dengan GM untuk memproduksi ventilator sebelum Presiden Trump meluncurkan Defense Production Act atau Undang-Undang Produksi Pertahanan. 

“Setelah bergabung dengan sumber daya GM, kami berencana untuk memproduksi lebih dari 1.000 unit ventilator pada akhir bulan April, dan di masa depan kami akan meningkatkan produksi menjadi 3.000, 5.000 dan 10.000 unit,” kata Chris Kiple. 

Pada 27 Maret, Trump mengkritik GM karena kurang serius dalam menghasilkan ventilator dan “menjual dengan harga tinggi” terhadap pesanan. 

“Mereka sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya mampu segera memproduksi 40.000 unit ventilator, tetapi sekarang mengatakan bahwa mereka hanya mampu memproduksi 6.000 unit pada akhir bulan April …” kata Trump. 

Belakangan GM dan Ventec   berencana untuk meningkatkan produksi hingga 10.000 unit per bulan, yang sebagian besar akan diselesaikan melalui jalur produksi baru GM di Indiana. Kedua perusahaan itu dalam pernyataannya menyebutkan  bahwa untuk memenuhi kebutuhan pasar, kedua perusahaan telah bekerja terus menerus selama seminggu.

“Kami sebelumnya telah memberikan pilihan kepada pemerintah, dari produksi 1.000 hingga 21.000 unit per bulan, dengan penawaran harga yang sesuai,” kata Chris Kiple.

Menurut Chris Kiple,  Federal Emergency Management Agency- FEMA atau Badan Manajemen Darurat Federal sebelumnya telah menolak tawaran kontrak senilai USD. 1,5 miliar mereka.

Ventec adalah salah satu dari 10 produsen ventilator teratas di dunia. Sejak wabah mulai meluas, perusahaan itu telah mulai bekerja dengan GM untuk mempercepat produksi ventilator. Catatan menunjukkan bahwa Ventec telah menghasilkan 300 ventilator di pabriknya di Seattle dalam 30 hari terakhir.

Menurut Chris Kiple   produksi berskala besar yang dihasilkan dalam kerja sama dengan GM ini belum pernah terjadi sebelumnya. Komitmen dan upaya yang diberikan oleh GM adalah sangat besar.

“Kami akan terus berproduksi sepanjang kebutuhan pasar masih tumbuh. Terlepas pesanan dari pemerintah federal, pemerintah negara bagian, rumah sakit, staf medis garis depan, Amerika Serikat atau global, GM dan Ventec akan terus meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan,” kata Chris Kiple. (sin/rp)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular