oleh Li Yun

Sejumlah media mengutip intelijen Amerika Serikat mengungkapkan bahwa Kim Jong-un berada dalam kondisi bahaya usai menjalani pembedahan kardiovaskuler baru -baru ini. Beberapa pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan kepada CNBC News bahwa apabila nyawa Kim Jong-un terselamatkan ia mungkin mengalami cacat seumur hidup dan kehilangan kemampuannya untuk melakukan aktivitas fisik.

Bloomberg melaporkan bahwa selama 8 tahun berkuasa, kondisi kesehatan Kim Jong-un terus dipenuhi dengan misteri. Meskipun keluarga Kim juga memberlakukan tradisi seperti dinasti lainnya yang turun temurun, kekuasaan berada di tangan ahli waris laki-laki dan memerintah Korea Utara selama 70 tahun, namun Kim Jong-un yang berusia 36 tahun ini belum memiliki seorang ahli waris. Kerabat dekatnya berpotensi menjadi calon penerus.

Laporan menyebutkan bahwa adik perempuan Kim Jong-un, Kim Yo-jong adalah salah satu pembantu terdekatnya, ia adalah adik seayah-seibu, dan pernah menemani Kim Jong-un dalam pertemuan dengan pemimpin Amerika dan Tiongkok.

Pada awal bulan April, Kim Yo-jong diangkat kembali sebagai anggota pengganti Politbiro Partai Buruh. Ia adalah kandidat dari keluarga Kim yang paling cocok sebagai pengganti Kim Jong-un bila ia berhalangan. Namun, tidak jelas apakah Korea Utara dapat menerima wanita sebagai pemimpin puncak.

Namun, anak-anak Kim Jong-un juga bisa menjadi calon penerus potensial. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan pernah mengungkapkan bahwa Kim Jong-un dengan istrinya Ri Sol-ju memiliki 3 orang anak yang tertua lahir pada tahun 2010. Akan tetapi jika anak di bawah umur mewarisi tahta, pejabat senior mungkin mengharuskan ada seorang yang menjadi pemegang tampuk pimpinan sementara anak tersebut belum dewasa. 

Media Korea Selatan ‘Chosun Ilbo’ melaporkan bahwa karena sistem suksesi Korea Utara masih menganut garis keturunan, jadi urutan pertama suksesi adalah anak-anak Kim Jong-un. Badan intelijen Korea Selatan berpendapat bahwa selain memiliki 3 orang anak dengan Ro Sol-ju, Kim Jong-un juga memiliki seorang anak dengan perempuan lain yang berumur 7 tahun.

Informasi menyebutkan bahwa setelah menikah deng Ro Sol-ju, mereka memiliki anak yang lahir pada tahun 2010, 2013. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan menyebutkan dalam sebuah laporannya bahwa Ro Sol-ju kembali melahirkan anak ketiga pada bulan Februari 2017.

Para ahli dari Institut Riset Kebijakan Nasional Korea Selatan juga mengatakan bahwa jika Kim Jong-un hanya memiliki anak perempuan, masalah suksesi akan lebih rumit.

Menurut sumber yang memahami situasi di Korea Utara, saat ini masih belum jelas berapa banyak kandidat yang memenuhi syarat untuk menjadi ahli waris, tetapi Kim Jong-un dengan wanita lain memiliki seorang putra berusia 7 tahun. Ini membuat soal warisan bertambah rumit.

Kim Jong-un juga memiliki seorang keponakan yang bernama Kim Han-sol, dia putra Kim Jong-nam, saudara berbeda ibu yang dibunuh di Malaysia pada tahun 2017. Namun, keberadaan Kim Han-sol masih misteri.

Kim Jong-un juga memiliki seorang abang kandung bernama Kim Jong-chol, hanya saja dia lebih memilih gitar daripada politik.

Thae Yong-ho, pembangkang Korut yang melarikan diri ke Selatan pernah mengungkapkan bahwa Kim Jong-chol tidak memiliki gelar resmi tetapi merupakan gitaris berbakat.

Media Amerika Serikat melaporkan bahwa saat ini belum ditemukan pewaris tahta Kim Jong-un yang cocok. Jika  ia benar-benar meninggal dunia, maka Korea Utara berpotensi menjadi kacau. Jika terjadi perang saudara di Korea Utara atau negara tersebut runtuh, maka sangat mungkin jutaan pengungsi berduyun-duyun mengungsi ke Korea Selatan atau wilayah timur laut Tiongkok. Mereka kurang gizi dan membawa trauma komunisme di hati mereka.

Sumber yang memahami urusan Korea Utara mengungkapkan, ada ribuan agen khusus yang dikirim komunis Tiongkok di Korea Utara. Mereka akan segera mendukung seorang kandidat untuk menggantikan Kim Jong-un begitu ia meninggal dunia. Jika ditemukan adanya gerakan-gerakan yang tidak seirama dengan komunis Tiongkok, maka penindasan tanpa ampun akan dilakukan. 

Media Amerika Serikat melaporkan, pemerintah Trump juga sudah merumuskan rencana tanggap darurat untuk menghadapi situasi pasca Kim Jong-un meninggal yang sangat mungkin akan timbul krisis kemanusiaan berskala besar di Korea Utara. (sin)

Share

Video Popular