Erabaru.net.Ternyata kita bukan satu-satunya yang mempraktikkan jarak sosial ketika kita sakit – kelelawar vampir juga melakukannya.

Sementara istilah ‘jarak sosial’ relatif baru bagi kita manusia (tetapi sekarang secara permanen tertanam dalam otak kita), kelihatannya kelelawar vampir mungkin melakukan hal itu sebelum kita melakukannya.

Para peneliti di Universias Texas,AS, mempelajari perilaku sosial hewan itu, dan bagaimana ini dipengaruhi ketika kelelawar menjadi sakit.

Seperti kita, mereka adalah makhluk yang sangat mudah bergaul dan sangat bergantung pada interaksi satu sama lain untuk bertahan hidup, namun mereka akan menjauhkan diri dari individu sehat lainnya jika mereka sakit.

(Foto: Pexels)

Tanda bagi kelelawar yang menjauhkan diri adalah sakit. Sementara kelelawar yang sakit – yang telah disuntik dengan bakteri oleh para peneliti – masih melakukannyan, namun mereka melakukannya secara berbeda.

Mereka ditemukan lebih banyak merawat diri mereka sendiri dan jarang menerima perawatan dari kelelawar sehat lainnya.

Selain itu, para peneliti menemukan kelelawar mempertahankan struktur keluarga mereka, dengan ibu masih memberi makan anak-anak mereka, apakah mereka sakit atau tidak. Meskipun kelelawar yang sakit kurang bersosialisasi secara umum, mereka masih melanjutkan dengan anggota keluarga dekat.

Sebastian Stockmaier, Ph.D. seorang mahasiswa di University of Texas berbicara tentang penelitian tersebut, yang diterbitkan dalam The Journal of Animal Ecology.

(Foto: Pixabay)

Dia menjelaskan: “Jika Anda menganggapnya seperti menjaga jarak sosial. Anda mungkin dengan keluarga Anda masih berinteraksi. “

Ternyata kita jauh lebih seperti kelelawar daripada yang kita duga. Namun, kelelawar vampir bukan satu-satunya spesies hewan yang melakukan jarak sosial.

Menurut The Conversation, kera, lobster, serangga, dan burung juga diketahui melakukannya, karena hal ini dapat meningkatkan peluang spesies – dan individu hewan – untuk bertahan hidup.

(Foto: Pexels)

Semut, misalnya, hidup berdekatan satu sama lain seperti yang dilakukan manusia, dan mereka diketahui mengasingkan diri ketika sakit untuk mencegah penyebaran penyakit. Semut yang sehat juga berupaya melindungi anggota koloni yang rentan dengan menjaga mereka tetap terisolasi dari kelompok.

Monyet Mandrills akan menjauhkan diri dari yang lain yang sakit, tetapi akan menempatkan diri mereka dalam risiko merawat anggota keluarga yang sakit.

Sepertinya jarak sosial sudah ada cukup lama, dan mungkin kita sedikit terlambat dari mereka.(yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular