Epochtimes.com- Pada Minggu (3/5/2020) pukul 7 – 9 malam waktu setempat, Trump menghadiri Town hall pertemuan balai kota atau forum balai kota yang diselenggarakan oleh Fox News di Lincoln Memorial, Washington, DC, Amerika Serikat. Dalam pertemuan itu, Trump mengatakan “Saya pikir mereka telah melakukan kesalahan yang mengerikan, tapi tidak mau mengakuinya.”

Yang dimaksud Trump adalah menunjuk pada Komunis Tiongkok. Menurutnya Komunis Tiongkok  melakukan kesalahan karena mencoba untuk menutupi dan mencoba meredam informasi. 

“Itu ibarat bara api yang berkobar. Anda tahu, itu benar-benar seperti memadamkan api besar, tetapi mereka tidak bisa padamkan apinya,” tambah Trump.

Trump: Tidak diragukan lagi komunis Tiongkok menyesatkan dunia dalam pandemi

Ada kalangan di masyarakat yang bertanya: “Apakah ada cukup bukti bahwa Partai Komunis Tiongkok telah menyesatkan komunitas internasional terkait virus Komunis Tiongkok? Jika memang demikian, lalu bagaimana tanggapan masyarakat internasional?”

Satu hal yang tidak diragukan adalah Komunis Tiongkok  adalah telah menyesatkan dunia.

“Pada awal epidemi, kami ingin masuk ke Tiongkok, tetapi mereka tidak mengizinkan kami masuk,”   tegas Trump.

Presiden Trump menambahkan: “Jangan lupa Komunis Tiongkok juga mencoba menyalahkan beberapa tentara kita, dan bukan hanya itu,  Partai Komunis Tiongkok kemudian juga mencoba menyalahkan Eropa karena Italia dalam hal per kapita, penderitaannya mungkin jauh lebih besar daripada siapapun.”

Trump juga mengatakan bahwa Spanyol dan Prancis telah mengeluarkan perintah lockdown, dan itu juga telah menjadi bencana.

Trump menjelaskan bahwa Komunis Tiongkok  tidak mengizinkan orang-orang untuk memasuki Tiongkok, tetapi mereka membiarkan orang-orang ke Amerika Serikat dan di seluruh dunia. 

“Anda bisa naik pesawat dari Wuhan (tempat laboratorium) dan pergi ke berbagai belahan dunia; tetapi tidak diizinkan ke Beijing atau tempat lainnya di Tiongkok. Ini artinya, mereka  tahu telah terjadi masalah,” cetus Trump.

Trump: WHO adalah bencana

Trump terus mengkritik Organisasi Kesehatan Dunia – WHO. 

“Organisasi Kesehatan Dunia adalah bencana,” kata Trump. 

Menurut Trump, pesan “salah” yang dikirimkan oleh WHO berpusat pada Partai Komunis Tiongkok. Dia menyebutkan bahwa Amerika Serikat “dengan bodohnya” terus membayar organisasi itu US $ 450 juta, sementara Komunis Tiongkok membayar US $ 38 juta per tahun.

“Namun, (WHO) lebih politis daripada semua pemimpin kita sebelumnya. Apa yang telah dilakukan WHO, mereka melewatkan setiap panggilan telepon,” pungkas Trump

Pemerintah AS menyusun laporan laboratorium Wuhan

Ketika pembawa acara mengajukan pertanyaan tentang laboratorium Wuhan, Trump mengatakan pemerintah Amerika Serikat sedang menyusun laporan yang akan sangat meyakinkan.

Pada 30 April, Trump berkomentar terkait apakah virus Komunis Tiongkok itu berasal dari Institut Virologi Wuhan.

“Kami sedang menyelidiki sumber yang pasti dan mengapa terjadi ledakan wabah. Banyak ilmuwan dan personel intelijen sedang menyelidiki, dan akan segera mendapatkan jawabannya,” kata Trump

Pada sore 3 Mei 2020 waktu setempat, Menlu Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan dalam sebuah wawancara dengan program “This Week” ABC, bahwa “banyak bukti” menunjukkan  ledakan wabah virus corona berawal dari laboratorium di Wuhan, Tiongkok. Respons Komunis Tiongkok  terhadap epidemi adalah propaganda palsu komunisme yang klasik.

“Saya bisa memberitahu Anda, banyak bukti menunjukkan (virus) itu berasal dari laboratorium Wuhan,” kata Pompeo.

Perlu diingat komunis Tiongkok memiliki sejarah menginfeksi dunia, mereka memiliki sejarah pengoperasian laboratorium di bawah standar. Ini bukan pertama kalinya dunia terpapar virus karena kesalahan di laboratorium Tiongkok.

Pompeo setuju dengan laporan dari Kantor Direktur Intelijen Nasional. Laporan itu mengesampingkan bahwa virus itu dimodifikasi secara genetik atau buatan.

Badan mata-mata tertinggi Amerika mengatakan   bahwa mereka telah memastikan virus itu bukan hasil buatan, tetapi masih menyelidiki apakah virus itu dipicu oleh “kecelakaan di laboratorium Wuhan.”

Pompeo menegaskan bahwa Amerika Serikat masih berusaha untuk mendapatkan sampel asli  virus  dari Tiongkok. Komunis Tiongkok  hanya menyediakan sampel yang diurai.

Sementara itu, Komunis Tiongkok membantah klaim bahwa virus itu bocor dari laboratorium Wuhan.

Komunis Tiongkok terus menyembunyikan informasi terkait epidemi, termasuk informasi virus dari  Tiongkok , dan mengintimidasi, mengancam, dan menahan pelapor yang mengungkapkan epidemi tersebut. 

Komunis Tiongkok secara resmi mengakui bahwa kasus itu terjadi pada 31 Desember tahun lalu. Pihak berwenang terkait di Wuhan baru melaporkan kasus pneumonia yang tidak dikenal ketika itu. Namun Komunis Tiongkok  terus menyembunyikan informasi epidemi dan membiarkan lima juta warga Wuhan bepergian ke seluruh dunia, hingga akhirnya menyebabkan epidemi itu menjadi pandemi global.

 Johny / rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular