Ntdtv.com- Virus Komunis Tiongkok (Wuhan pneumonia) telah menyebar ke seluruh dunia, dan telah menyebabkan lebih dari 700.000 kasus terinfeksi dan puluhan ribu kematian.

Namun, epidemi tampaknya belum mencapai puncaknya. Zhang Wenhong, direktur Departemen Infeksi Rumah Sakit Shanghai Huashan, mengatakan ini adalah salah satu virus yang paling sulit untuk ditangani dalam sejarah, dan kesulitannya lebih dari ekspektasi manusia. Selain itu, risiko terbesar wabah ini adalah orang yang terinfeksi tanpa gejala, mereka akan menyebabkan wabah besar kedua di masyarakat.

Belum lama, muncul kabar bahwa 7 rumah duka di Wuhan membagikan 3.500 guci kepada keluarga mereka yang meninggal karena pneumonia. Beberapa orang dalam di Wuhan mengungkapkan kepada “Sound of Hope” bahwa akibat epidemi virus Komunis Tiongkok, 300.000 orang meninggal di Wuhan.

Sementara menurut pihak berwenang, mereka berusaha membagikan abu kepada keluarganya sebelum Festival Qingming, tetapi beberapa rumah duka diatur setengah tahun kemudian. Seseorang menerima panggilan telepon dari rumah duka, mengatakan bahwa abu anggota keluarga mereka yang sudah meninggal hanya dapat diambil setelah setengah tahun. Kebohongan Komunis merusak diri sendiri.

Radio Gratis Timur Laut, Radio Gratis Xuzhou, Radio Gratis Anhui di twitter, Radio Free Asia baru-baru ini menambahkan banyak pemalsuan.

Dalam sebuah laporan Kamis 26 Maret 2020 lalu, sebuah kantor berita investigasi di Amerika Serikat merinci bagaimana pemerintah Tiongkok telah mengubah twitter menjadi mesin propaganda. Menurut media, menyebarkan opini publik sebagai pengguna twitter adalah salah satu cara Komunis Tiongkok.

hui/rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular