Epoch Times, oleh Zhang Ting

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan dalam sebuah wawancara televisi pada hari Minggu (3/5),  bahwa “banyak bukti” menunjukkan ledakan wabah virus corona baru (virus komunis Tiongkok) berawal dari sebuah laboratorium di Wuhan, Tiongkok. Dia juga menyatakan bahwa respons PKT terhadap epidemi adalah propaganda palsu komunisme yang tipikal.

“Saya dapat memberi tahu Anda bahwa ada banyak bukti virus itu berasal dari laboratorium di Wuhan,” kata Pompeo dalam wawancara dengan program “This Week” ABC, Minggu (3/5).

“Perlu diingat bahwa Tiongkok memiliki sejarah menginfeksi dunia, dan menjalankan laboratorium di bawah standar. Ini bukan pertama kalinya dunia terpapar virus karena kesalahan di laboratorium Tiongkok.”Ujarnya

Pompeo mengatakan dia setuju dengan laporan dari Kantor Direktur Intelijen Nasional. Laporan tersebut mengesampingkan bahwa virus itu dimodifikasi secara genetik atau buatan.

“Saya telah membaca analisis mereka dan membaca ringkasan yang diterbitkan. Saat ini saya tidak punya alasan untuk meragukan keakuratan laporan mereka.”pungkas Pompeo.

Asal usul virus telah menjadi fokus perhatian atas wabah Besar kali ini, dan telah meningkatkan ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Presiden AS Trump dan banyak pejabat pemerintah serta anggota parlemen AS semuanya mengatakan bahwa PKT harus memikul tanggung jawab atas wabah global ini.

Dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara Radio Konservatif Larry O’Connor pada tanggal 23 April, Pompeo mengatakan bahwa Amerika Serikat berusaha keras untuk mengevaluasi fasilitas canggih untuk penelitian virus atau penelitian patogen, termasuk di Tiongkok dan belahan dunia lainnya. “banyak laboratorium semacam itu di Tiongkok. Kami khawatir mereka tidak memiliki keterampilan, kemampuan, prosesing, dan protokol yang memadai untuk melindungi dunia dari potensi kebocoran virus,” katanya.

Amerika Serikat selalu meminta Tiongkok agar menginzinkan tim internasional untuk masuk ke Laboratorium Wuhan untuk menyelidiki, tetapi ditolak oleh pihak berwenang Tiongkok.

Pompeo: Komunis Tiongkok menghalangi ilmuwan Amerika mendapatkan sampel virus

Ketika ditanya host program “This Week” Martha RADDATZ apakah PKT sengaja melepaskan virus, “Saya tidak punya komentar tentang ini.”jawab Pompeo.

“Saya pikir masih banyak hal yang perlu dipahami. Tetapi saya dapat mengatakan bahwa kami telah mencoba yang terbaik untuk menjawab semua pertanyaan ini. Kami mencoba mengirim tim ahli ke sana, dan WHO juga mencoba mengirim tim ke sana, tetapi mereka gagal. Tidak ada yang diizinkan memasuki laboratorium itu (Institut virology Virus) atau laboratorium lain. Ada banyak laboratorium di Tiongkok dan masih mengandung risiko. Ini adalah tantangan yang berkelanjutan.”ujar Pompeo

Dia juga mengatakan bahwa PKT terus mencegah para pakar kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia dan ilmuwan Amerika mendapatkan sampel virus untuk penelitian.

“Kami masih perlu masuk ke sana (Wuhan). Kami masih belum memiliki sampel virus yang kami butuhkan. Ini adalah ancaman yang berkelanjutan, pandemi yang berkelanjutan. Partai Komunis Tiongkok terus menghalangi ilmuwan terbaik dunia dan negara Barat untuk mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya. ” Kata Pompeo menambahkan.

Pompeo juga menyebutkan dalam sebuah wawancara pada 23 April bahwa Amerika Serikat masih berusaha untuk mendapatkan sampel asli virus dari Tiongkok. Sejauh ini, PKT hanya menyediakan sampel yang diurai.

“Kami membutuhkan transparansi dari setiap negara, berbagi data, dan berbagi semua informasi itu, dengan demikian, ahli epidemiologi, ilmuwan, dan ahli laboratorium terbaik dunia dapat mulai mengembangkan pengobatan dan vaksin, hingga akhirnya mengurangi risiko epidemi. Presiden Trump sangat menekankan pada pemulihan dan pembangunan ekonomi, tetapi yang terpenting adalah kita harus transparan terkait virus, sehingga kita bisa melakukan itu dengan lebih baik, “kata Pompeo.

PKT sebenarnya bisa menghentikan virus yang kini menjadi pandemi global

Presiden Trump dan para pembantunya dengan tajam mengkritik Beijing minggu lalu, meminta Beijing untuk menjawab asal usul virus.

Pompeo mengatakan dalam program “This Week” pada hari Minggu (3/5) : “Yang terpenting adalah Partai Komunis Tiongkok memiliki kesempatan untuk mencegah bencana itu menyebar ke seluruh dunia.”

Dia mengatakan bahwa Partai Komunis Tiongkok menyebarkan informasi palsu dan menyembunyikan informasi sebenarnya, yang menyebabkan krisis besar ini. Dia mengatakan jika sesuatu terjadi pertama kali di Amerika Serikat, para ilmuwan akan menyelesaikan masalahnya. Mereka akan bertukar gagasan, “kita juga bisa dengan cepat menentukan apa yang perlu dilakukan sebagai tanggapan.”

“Sebaliknya, Partai Komunis Tiongkok bertindak seperti rezim otoriter, berusaha menutupi, menyembunyikan, dan menciptakan kebingungan.” Kata Pompeo. “Partai Komunis Tiongkok mempekerjakan’ Organisasi Kesehatan Dunia sebagai alat untuk melakukan hal itu. Dan hal itu sekarang telah menjadi krisis global yang sangat besar, hilangnya banyak nyawa dan kerugian ekonomi yang sangat besar.”

“Dalam hal ini, Australia juga sependapat. Anda tahu orang-orang Eropa juga membicarakan hal yang sama. Saya pikir dunia memiliki pemahaman yang sama terkait komunis Tiongkok membawa virus ke dunia,” katanya.

Sebuah propaganda palsu komunisme yang klasik

Martha RADDATZ , pembawa acara program TV “This Week”, mengatakan para pejabat intelijen mengklaim pemerintah Tiongkok sengaja menyembunyikan keparahan epidemi dari komunitas internasional pada awal Januari 2020, sekaligus menimbun fasilitas medis. Anda mungkin berpikir bahwa mereka sengaja melakukan ini untuk menyetok masker sebanyak mungkin untuk diri mereka sendiri.

Fakta yang Anda katakan itu memang benar. “Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Partai Komunis Tiongkok melakukan segalanya untuk memastikan bahwa dunia tidak akan segera tahu apa yang terjadi sebenarnya.”

“Ada banyak bukti yang relevan. Beberapa bukti yang bisa Anda saksikan di depan umum.”Ujar Pompeo

Pompeo juga mencontohkan langkah-langkah yang diambil oleh Partai Komunis Tiongkok untuk menutupi fakta tentang epidemi. “Kami telah melihat fakta mereka mengusir para wartawan. Kami juga melihat fakta seperti ini, yakni mereka yang mencoba melaporkan masalah itu, para profesional medis Tiongkok, dibungkam … semua yang dilakukan oleh rezim otoriter ini, adalah cara kerja Partai Komunis. Ini adalah propaganda palsu komunisme yang klasik.”

Pompeo mengatakan bahwa praktik rezim Komunis Tiongkok ini telah membawa risiko besar bagi dunia. Banyak orang yang terluka. Presiden Trump dengan jelas mengatakan bahwa kami akan meminta pertanggungjawaban mereka, dan kami akan melakukannya sesuai dengan jadwal kami sendiri.

Johny /rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular