Epochtimes, oleh He Wei

Perdana Menteri Australia Scott Morrison seperti dilaporkan ‘Sydney Morning Herald’ bahwa, pada 7 Mei 2020, telah bertemu dengan anggota negara-negara ‘pelopor’ dan menantikan tindakan yang sama yakni  mendesak World Health Assembly  membentuk penyelidikan internasional yang independen terhadap penyebaran virus komunis Tiongkok.

Kedelapan negara ‘Pelopor’ tersebut adalah Australia, Denmark, Norwegia, Austria, Rep. Ceko, Yunani. Israel dan Singapura.

Laporan menyebutkan bahwa investigasi independen kemungkinan akan dilakukan secara independen oleh komite Majelis Kesehatan Dunia yang diketuai oleh Inggris atau untuk mengembangkan rencana pengawasan kesehatan. Sebagai anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tiongkok akan diminta untuk mematuhi dan bekerja sama.

Laporan itu menyebutkan bahwa Australia akan mendukung gerakan Uni Eropa yang membutuhkan pelajaran dari krisis epidemi untuk digunakan dalam penyelidikan Majelis Kesehatan Dunia mengenai penyebaran virus komunis Tiongkok.

Scott Morrison pada 8 Mei mengatakan bahwa pertemuan Majelis Kesehatan Dunia dapat mengadopsi rekomendasi yang disampaikan oleh Uni Eropa sebagai suatu tindakan awal yang baik.

Scott Morrison berkata : “Anda tidak dapat membiarkan hal ini menjadi dingin, saya pikir Australia, Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara di seluruh dunia ingin mengetahui penyebab (virus komunis Tiongkok) karena kami tidak ingin hal yang sama kembali terjadi.”

Amerika Serikat dan Inggris sangat mendukung Morrison untuk mengimbau para pemimpin G20 guna bersama-sama melobi Tiongkok agar menerima penyelidikan independen.

Saat mempromosikan investigasi independen, Australia juga mendorong komunitas internasional untuk memperkenalkan peraturan dan standar baru bagi pasar satwa liar.

Menurut Australian Broadcasting Corporation (ABC), Ketua Organisasi Kesehatan Hewan Dunia saat ini dan kepala dokter hewan Australia, Mark Schipp, baru-baru ini menulis surat kepada 182 rekan organisasi tersebut, mendesak mereka untuk mereformasi semua aturan pasar satwa liar guna memastikan bahwa pasar-pasar itu tidak menjadi sumber penularan virus.

Ia memberitahukan kepada ABC bahwa dirinya bermaksud untuk merevisi serangkaian peraturan internasional untuk pasar satwa liar dan menerapkannya secara globa, itul setelah mendapat persetujuan dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia.

(sin/asr)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular