Ntdtv- Menurut sebuah laporan oleh VOA pada 9 Mei 2020 lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada hari Jumat 8 Mei 2020 lalu bahwa hubungan dengan Komunis Tiongkok sulit dan menyatakan keraguan tentang masa depan fase pertama dari perjanjian perdagangan kedua negara.

“Hubungan saya dengan Komunis Tiongkok sangat sulit. Beberapa bulan sebelum semuanya terjadi, saya mencapai kesepakatan dagang yang hebat,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox. 

Menurut Trump tidak ada negara lain yang telah mencapai perjanjian perdagangan dengan Komunis Tiongkok karena  tidak dapat melakukannya, dan Komunis Tiongkok tidak mau melakukannya. 

“Komunis Tiongkok secara sepihak dapat menipu Amerika Serikat. Kami kehilangan US $ 500 miliar per tahun dan US $ 500 miliar. Jadi saya sangat terjerat. Saya belum memutuskan,” kata Trump.

Saat ini, penyembunyian Komunis Tiongkok terhadap virus Komunis Tiongkok telah menyebabkan lebih dari 1,25 juta orang terinfeksi dan 75.000 kematian di Amerika Serikat. Komunis Tiongkok juga telah melempar badan virus atau kesalahan merebaknya virus ke Amerika Serikat, yang telah menyebabkan ketegangan hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok dan situasinya meningkat. 

Trump menegaskan pada pertemuan virtual di Lincoln Memorial di Amerika Serikat pada 4 Mei 2020 bahwa jika Komunis Tiongkok gagal mencapai komitmennya dalam perjanjian perdagangan, Amerika Serikat dapat mengakhiri perjanjian perdagangan.

Menteri Keuangan Amerika Serikat Mnuchin juga mengatakan bahwa dirinya  mengharapkan Komunis Tiongkok  mematuhi perjanjian perdagangan yang dicapai dengan Washington awal tahun ini. Dia memperingatkan bahwa jika negara itu gagal melakukannya, maka akan memiliki konsekuensi.

Sebelumnya diberitakan bahwa Amerika Serikat dan Tiongkok menandatangani perjanjian pada pertengahan Januari tahun ini, di mana Tiongkok berjanji untuk membeli barang-barang senilai US $ 200 miliar dari Amerika Serikat dalam waktu dua tahun. 

Oleh karena itu, ada laporan bahwa jika perjanjian perdagangan dibatalkan, itu berarti upaya negosiasi dua tahun antara Amerika Serikat dan  Tiongkok dapat kembali ke titik semula.

hui/rp 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular