Epochtimes- Nenek yang bermarga Chen selama hidupnya menderita diabetes dan dirawat oleh menantu perempuannya, tetapi karena kondisinya memburuk lebih dari sebulan yang lalu, jadi sang menantu terpaksa mencari bantuan dari pengasuh untuk merawatnya.

Pada 2 Mei 2020, seorang nenek berusia 83 tahun yang tinggal di Kota Bieqiao, Liyang, Provinsi Jiangsu. Tiongkok, meninggal secara tidak wajar di tangan pengasuhnya. Nenek berusia 83 tahun itu, mati lemas dalam rumahnya setelah dibekap oleh pengasuhnya yang bermarga Yu berusia 67 tahun. 

Keluarga mengungkapkan bahwa pengasuh bermarga Yu itu datang meminta pekerjaan sebagai pengasuh. Selama ini kedua belah pihak merasa baik-baik saja dan tidak pernah berselisih paham. Hingga hari kejadian, pengasuh itu baru bekerja selama 8 hari.

Putri sulung nenek yang bernama Zhang Aying sudah kenal dengan pengasuh selama belasan tahun. Kepada media daratan Tiongkok ‘Modern Express’, Zhang Aying mengatakan bahwa, pengasuh cukup berhati-hati dalam merawat nenek, sehingga anggota keluarga lainnya juga baik dengan pengasuh. Karena itu keluarga mengendurkan pemantauan, rekaman di sirkuit pendek tak lagi dilihat.

Setelah mendengar berita kematian nenek, Zhang Jiandong, menantu nenek berfirasat ada sesuatu yang salah kemudian mengambil ponselnya untuk memantau rekaman. Rekaman berdurasi 36 menit tersebut telah merekam seluruh proses pembunuhan yang dilakukan pengasuh berjiwa iblis itui.

Rekaman menunjukkan bahwa pada pukul 22:06 malam, putra bungsu nenek yang bernama Zhang Aliu meninggalkan kamar nenek setelah berbicara sesuatu kepada pengasuh. 

Pada jam 22:11, pengasuh itu mengambil handuk untuk membekap wajah nenek selama sekitar 1 menit. Setelah itu pengasuh pergi sejenak untuk menutup pintu kamar, kemudian melanjutkan pembekapan, naik ke atas tempat tidur nenek lalu duduk di dadanya. 

Selama itu, nenek sempat berulang kali meronta tetapi tetap dibiarkan oleh pengasuh yang masih duduk di dada nenek sambil mengibaskan kipas di tangannya. 

Rekaman menunjukkan bahwa pengasuh itu tetap duduk di dada nenek dari pukul 22:24 sampai 22:27 sambil mengibas-ibaskan kipas yang ada di tangannya.

Keterangan foto: Pada 2 Mei, seorang nenek berusia 83 tahun yang tinggal di Kota Bieqiao, Liyang, Provinsi Jiangsu mati lemas dalam rumahnya setelah dibekap oleh pengasuhnya yang bermarga Yu berusia 67 tahun. (video screenshot)

Sekitar pukul 22:30 Zhang Aliu segera turun setelah menerima panggilan telepon, tetapi tampaknya ia belum menyadari adanya keganjilan dan keluar ruangan lagi atas desakan pengasuh. 

Setelah Zhang Aliu keluar ruang, pengasuh kembali naik tempat tidur nenek dan duduk lagi di dadanya, sampai sekitar pukul 23.00 malam itu. Setelah yakin bahwa nenek sudah menghembuskan nafas terakhir. Setelah itu pengasuh menelepon Zhang Aliu untuk memberitahukan kematian nenek.

Setelah kejadian itu, keluarga Zhang satu demi satu bergegas ke tempat kejadian. Pengasuh bermarga Yu itu sama sekali tidak menunjukkan kepanikan, bahkan dengan tenang mengajar keluarga almarhumah bagaimana menangani masalah kematian tersebut. 

“Dia bilang jangan panik. karena dirinya memiliki cukup pengalaman dalam menangani kematian orang tua. Dia mengerti. Dia meminta saya untuk mengambil baju kematian sang nenek. Dia kemudian mencuci dan membersihkan tubuh ibu saya, lalu mengganti pakaian. Semua pesannya saya lakukan”, kata Zhang Aliu.

Sampai sekarang keluarga Zhang tidak dapat memahami motif pengasuh membunuh asuhannya. 

“Jika tidak ada sirkuit kamera di rumah, kita mungkin masih merasa berterima kasih kepada pembunuh ini !” Kata Zhang Aliu.

Pada 11 Mei 2020 lalu, pengasuh itu ditahan oleh polisi. Apakah pengasuh ini sebelumnya juga pernah melakukan kejahatan yang sama ? Polisi setempat sedang dalam pengusutan.

Setelah insiden itu terungkap, netizen Tiongkok langsung memberikan komentar antara lain : “Ini terlalu kejam. Ini benar-benar perlakuan orang tidak waras, bagaimana bisa berbuat sekejam itu ? Mati lemas, betapa takut dan menyakitkan yang dirasakan nenek !”

 “Dia bilang sudah berpengalaman menghantar asuhannya ke alam baka, jangan-jangan dia adalah pembunuh profesional ?” 

“Ini betul-betul adalah orang yang dirasuki iblis” …. “Pembunuh, disarankan untuk menerima hukuman mati !”.       

sin/rp 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular