Erabaru.net. Sebuah perusahaan biokimia di Belanda berharap untuk memulai investasi dalam proyek perintis yang berencana mengembangkan plastik yang 100% terbuat dari bahan nabati.

Inisiatif ini, yang dirancang oleh perusahaan bahan kimia terbarukan Avantium, telah mendapat dukungan dari Carlsberg dan Coca-Cola.

CEO Avantium, Tom van Aken, mengatakan dia berharap untuk menyoroti investasi besar di pabrik bioplastik terkemuka dunia di Belanda pada akhir tahun ini. Proyek itu, yang tetap berada di jalurnya meskipun sedang dalam kuncin oleh virus corona, dijadwalkan untuk mengungkap kemitraan dengan perusahaan makanan dan minuman lain di musim panas nanti.

“Plastik ini memiliki kredensial kelestarian yang sangat menarik karena tidak menggunakan bahan bakar fosil, dan dapat didaur ulang – tetapi juga akan terurai di alam jauh lebih cepat daripada plastik biasa,” kata Van Aken.

Percobaan telah menunjukkan bahwa plastik dari tanaman ini akan terurai dalam satu tahun menggunakan komposter, dan beberapa tahun lagi jika dibiarkan dalam kondisi outdoor yang normal. Tapi idealnya, itu harus didaur ulang, kata Van Aken.

Dilansir dari World Atlas tahun 2018, Indonesia menjadi negara ke-4 pengguna botol plastik terbanyak di dunia. Tercatat penggunaan botol plastik di negara Indonesia mencapai 4,82 miliar.

Botol plastik nabati Avantium siap muncul di rak-rak supermarket pada tahun 2023.(yn)

Sumber: sunnyskyz

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular