Epochtimes.com- Menurut laporan media Central News Agency pada 16 Mei, Perwakilan Australia David Smith menyatakan bahwa sekarang adalah saat yang tepat bagi masyarakat internasional untuk memperhatikan masalah bahwa mengucilkan Taiwan sebagai anggota penting dari masyarakat internasional merupakan kesalahan fatal. 

“Kita harus mengambil pengalaman Taiwan menangani epidemi pneumonia komunis Tiongkok tahun 2019 ini sebagai pelajaran yang berharga,” kata David Smith. 

David Smith menilai Taiwan telah memperoleh pengalaman dalam pencegahan sindrom SARS tahun 2003 dan wabah yang sedang terjadi saat ini. Taiwan dan Australia merupakan kelompok yang sama besarnya, sangat penting bagi Taiwan untuk berbagi pengetahuan dan keahlian mereka kepada masyarakat internasional.

Pertemuan Majelis Kesehatan Dunia (WHA) akan berlangsung pada 18 dan 19 Mei 2020.  Taiwan belum diundang untuk hadir. Perwakilan Australia di Taiwan, Gary Cowan, baru-baru ini mengirim pesan tweet yang berbunyi : “Australia mendukung partisipasi Taiwan dalam tugas-tugas WHO dan berpartisipasi dalam pertemuan WHA sebagai pengamat.”

Perwakilan dari Republik Tiongkok (Taiwan) di Australia, Chang Yii-Lih yang menghadiri acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada Australia atas dukungan mereka. Dia juga menunjukkan bahwa Taiwan belum menerima surat undangan untuk menghadiri pertemuan WHA. Itu adalah fakta yang tidak dapat diterima untuk Taiwan. Dokter Taiwan memprakarsai kegiatan menulis kalimat raksasa di langit itu cukup kreatif dan sangat menyentuh hati. Saya Chang Yii-Lih yakin itu akan mendapat banyak perhatian.

Kegiatan penulisan kalimat raksasa itu diprakarsai oleh Lin Zhanfeng, Yan Xingfang dan dokter dan profesional Taiwan lainnya di Australia. Mereka dalam 3 hari berhasil mengumpulkan 10.000 dolar Australia (setara NT $ 192.000) melalui platform penggalangan dana online untuk mendanai kegiatan tersebut.

Lin Zhanfeng mengatakan bahwa sebagai dokter, ia percaya bahwa setiap orang harus diperlakukan secara adil, terlepas dari masalah ras, kebangsaan atau pandangan politik. WHO mengucilkan Taiwan merupakan tindakan yang tidak adil, apalagi kerja sama global dalam menangani epidemi sangat diperlukan. WHO tidak boleh mengecualikan siapapun atau negara manapun.

Lin Zhanfeng mengatakan bahwa ketika dirinya melihat tulisan TAIWAN CAN HELP di langit, suasana hatinya pada awalnya sangat berat karena Taiwan dikeluarkan oleh WHO karena faktor politik.  Lin Zhanfeng mengaku merasa sangat sedih. 

“Saya berharap semua orang di Australia dan dunia tahu, Taiwan dapat membantu dunia, dan Taiwan juga membutuhkan WHO. Orang-orang di seluruh dunia harus bekerja sama untuk mengalahkan virus,” kata Lin Zhanfeng. 

Lin Juan-Min, presiden Asosiasi Taiwan Canberra mengatakan bahwa pengalaman mencegah epidemi Taiwan yang sukses dapat dibagikan kepada dunia. 

“Melalui kalimat di langit itu saya berharap bahwa lebih banyak orang di Australia dan masyarakat internasional dapat mendukung masuknya Taiwan ke WHO dan membiarkan lebih banyak orang Australia melihatnya,” kata Lin Juan-Min.

Lebih jauh, Lin Juan-Min menjelaskan bahwa Taiwan Can Help bukanlah sebuah slogan belaka, tetapi Taiwan sedang mengulurkan tangan kepada negara-negara di dunia yang membutuhkan bantuan.

sin/rp 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular