Ntdtv.com- Militer Komunis Tiongkok menggelar latihan militer dengan peluru tajam selama dua setengah bulan di lepas pantai Tangshan, Provinsi Hebei pada 14 Mei 2020. Latihan militer diadakan di berbagai titik waktu yang sensitif. 

Bagaimana sikap yang akan ditunjukkan terhadap Komunis Tiongkok terkait pertanggungjawaban komunis Tiongkok atas penutupan informasi epidemi di dalam dan luar negeri, pertemuan dua sesi pleno Komunis Tiongkok, dan pidato pelantikan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen yang dijadwalkan pada 20 Mei 2020.

Selain itu, latihan militer ini memakan waktu lama dan memiliki rentang wilayah yang luas. Latihan ini akan melibatkan beberapa latihan tempur seperti pendaratan amfibi, menduduki pulau, pertempuran pendaratan, dan anti rudal pertahanan udara serta latihan tempur lain dengan amunisi hidup. 

Pusat Informasi Gerakan Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Tiongkok yang berbasis di Hong Kong melaporkan pada 14 Mei, bahwa latihan militer ini sebenarnya adalah latihan persiapan menginvasi Taiwan dan pertahanan udara Beijing yang terbesar dalam sejarah militer Komunis Tiongkok.

Selain Brigade Pertahanan Udara ke-81 dan ke-82 PLA dari Komando Teater Pusat, juga melibatkan Brigade Pertahanan Udara ke-73 di Teater Timur Fujian. Di antara itu, Brigade Pertahanan Udara ke-81 bertanggung jawab penuh atas pertahanan udara Zhongnanhai, apakah itu untuk menjaga keamanan jajaran elite di Zhongnanhai atau perwakilan dari dua sesi pleno, komandan brigade Huang Huilun memainkan peran kunci

Huang Huilun selalu menarik perhatian media, dan dunia luar mendapati namanya telah hilang dari media selama hampir setahun. Beberapa media Hong Kong mengutip sumber berita mengatakan bahwa Huang Huilun, yang mengetahui nasib pemimpin Xi Jinping dan para pemimpin di Zhongnanhai telah tewas secara misterius sejak 22 Juli 2019 silam. Informasinya dikategorikan sebagai top secret di jajaran militer.

Media Tiongkok di luar negeri “secrethina” memperoleh daftar nama tentara Partai Komunis Tiongkok yang tewas, yakni “Huang Huilun (1973-2019), komandan Brigade Pertahanan Udara wilayah X angkatan darat ke-81 dari Teater Pusat. Pria, Lahir pada 21 Februari 1973, anggota Partai Komunis Tiongkok, pangkat kolonel. Tewas pada 22 Juli 2019.” Tapi tidak dirinci penyebab kematiannya.

Pejabat Komunis Tiongkok tidak mengungkapkan berita tentang kematian Huang Huilun sejauh ini, dan beberapa media partai juga gagal menelusuri laporan kematiannya. Mengapa tokoh kunci yang bertanggung jawab atas pertahanan udara Zhongnanhai itu menjadi “korban” ? Apakah melibatkan insiden krisis di Zhongnanhai? Dunia luar sejauh ini tidak mengetahuinya.

Pada saat yang sama, Wang Chunning, komandan distrik garnisun Beijing, yang juga bertanggungjawab atas keamanan Zhongnanhai, dengan cepat dibebaskan dari jabatannya, sehingga memicu banyak spekulasi dunia luar.

Menurut sebuah laporan resmi, Wang Chunning, komandan distrik garnisun yang baru 4 bulan menjabat sebagai anggota Komite Tetap Komite Kota Beijing, dibebaskan tugasnya dari komite pada 11 Mei dan digantikan oleh Zhang Fandi, komisaris politik distrik garnisun Beijing.

Ahli masalah Tiongkok, Chen Pokong mengatakan dalam program media independen pada 13 Mei, bahwa telah terjadi sesuatu di Distrik Garnisun Beijing. Komandan Wang Chunning dengan cepat dibebastugaskan dari jabatannya sama seperti mantan Jaksa Agung Fu Zhenghua. Ini adalah pertanda buruk.

Chen Pokong menduga apakah Wang Chunning, sebagai komandan garnisun Beijing yang menguasai militer utama, terlibat dalam kudeta? Apakah terkait dengan kasus Sun Lijun dan Fu Zhenghua? Ini perlu dicermati.

Baru-baru ini, situasi politik di Zhongnanhai semakin aneh. Selain kekacauan yang disebabkan oleh sistem politik dan hukum dalam “memukul harimau” jajaran militer tampaknya juga tidak stabil. Istilah “memukul harimau” merujuk pada pejabat korup dari jajaran elite Komunis Tiongkok. 

Selain itu, menjelang digelarnya dua sesi pleno Partai Komunis Tiongkok, Komisi Sentral untuk Inspeksi Disiplin Republik Rakyat Tiongkok mengeluarkan surat edaran pada tanggal 14 Mei 2020 lalu. Putaran kelima inspeksi dari pemerintah pusat akan ditempatkan di Komisi Politik dan Hukum Pusat, Departemen Propaganda Pusat, Kantor Pusat Informasi Internet, Harian Rakyat, Biro Radio dan Televisi serta 35 lembaga negara dan pusat untuk melakukan inspeksi.

Sarjana masalah Tiongkok, Xue Chi mengatakan bahwa tanda-tanda ini menunjukkan, virus Komunis Tiongkok telah menyebabkan kekuasaan Komunis Tiongkok tengah diguncang, tekanan internal dan eksternal, serta pergulatan internal yang semakin intensif.

Johny/rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular