Ntdtv.com- Pada 16 Mei 2020 lalu, media sosial luar negeri menyebarkan berita yang diduga dari Jilin, yang mengatakan bahwa gedung Teater di kota Jilin telah diubah menjadi rumah sakit kabin persegi. Sementara Rumah Sakit nomor 465 yaitu rumah sakit yang berafiliasi dengan Jilin Medical College, telah dikosongkan untuk menerima pasien yang terinfeksi parah.

Keterangan foto : Netizen yang diduga berasal dari kota Jilin membeberkan tentang gedung teater yang telah diubah fungsinya menjadi rumah sakit kabin persegi. (Internet)

Netizen setempat menuturkan, Komunis Tiongkok telah terbiasa dengan penipuan. Situasi epidemi di Kota Jilin sangat serius, namun banyak perusahaan, dan lokasi bisnis tetap beraktivitas seperti biasa. Unit-unit ini bahkan tidak memiliki alat deteksi dan pelindung. Media partai Komunis Tiongkok melaporkan bahwa hanya ada sedikit orang dan kendaraan di jalan-jalan Kota Jilin. Namun faktanya kendaraan di jalan-jalan utama masih sangat padat saat berangkat dan pulang kerja.

Dalam berita yang disebutkan di atas, informasi terkait gedung teater yang mendirikan tempat penampungan/ rumah sakit kabin persegi untuk sementara tidak dapat dikonfirmasi. Akan tetapi video langsung yang diunggah oleh wartawan setempat menunjukkan bahwa sejak 15 Mei 2020, pasien di rumah sakit nomor 465 kota Jilin telah dipindahkan secara paksa. Seluruh rumah sakit telah dikosongkan dan akan digunakan untuk menerima pasien yang terinfeksi.

Dari pemberitahuan resmi pejabat pemda setempat, tambahan kasus baru yang dikonfirmasi di Kota Jilin hanya satu digit. Namun, berbagai berita di internet menyebutkan bahwa epidemi di kota Jilin sangat serius.

Sebuah toko yang menjalankan bisnisnya sebelum penutupan kota di Yuxi Hutong, Jilin, pasutri pemilik toko ini memiliki gejala corona dan menghubungi nomor telepon darurat 120. Tampaknya virus telah menyebar di kota Jilin dan situasinya mengkhawatirkan.

Pada 13 Mei 2020 lalu, Sun Chunlan, wakil perdana menteri Komunis Tiongkok, yang pernah mengadakan sidak di Wuhan, bergegas ke Kota Jilin dari Heilongjiang, daerah lain yang terkena dampak parah. Hal ini menunjukkan bahwa situasi epidemi di kota Jilin sangat parah.

Pemerintah kota Jilin mengumumkan penutupan kota pada tanggal 13 Mei 2020. Namun, media setempat mengatakan bahwa epidemi setempat di luar kendali, dan pada tanggal 9 Mei 2020, warga setempat mulai memborong antipiretik dan antibiotik di apotek-apotek besar. 

Pihak berwenang mengatakan virus di Kota Jilin berawal dari seorang pasien yang dikonfirmasi di Kota Shulan. Namun, kalangan luar curiga bahwa hanya satu orang yang dikonfirmasi sepertinya tidak sanggup menanggung fitnah dari ledakan epidemi di segenap kota Jilin.

Komunis Tiongkok selalu menggunakan tekanan politik untuk memaksa para pejabat di semua tingkatan untuk menyembunyikan situasi epidemi. 

Baru-baru ini, Perdana Menteri Li Keqiang menyatakan secara terbuka bahwa para pejabat setempat tidak boleh menyembunyikan demi menjaga jabatan. Pejabat pemerintah kota Shulan menanggapi seruan Li Keqiang,  beberapa waktu lalu, mengumumkan sejumlah diagnosa yang dikonfirmasi, dan sekretaris komite partai kota Jilin pun segera dibebastugaskan. 

Keterangan foto : 13 Mei 2020, seorang pekerja di Stasiun Kereta Jilin, Provinsi Jilin, Tiongkok yang mengenakan masker berdiri di dalam stasiun. (STR / AFP via Getty Images)

Johny/rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular