Epochtimes, oleh Zhong Yuan- Tahun ini, karena penyebaran penyakit virus komunis Tiongkok (pneumonia Wuhan), pemerintah Republik Tiongkok atau Taiwan memutuskan tidak mengadakan perayaan dan jamuan negara pada hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Taiwan, juga tidak mengundang para tamu dari negara sahabat. 

Menurut Kementerian Luar Negeri pada 20 Mei 2020 tercatat sampai pada siang hari itu, total ada sekitar 263 politisi dari 47 negara dan organisasi internasional serta rekan-rekan dari semua lapisan masyarakat mengucapkan selamat kepada Presiden Tsai Ing-wen, dan Wakil Presiden Lai Ching-te atas pelantikan mereka. Ucapan itu disampaikan  dengan berbagai cara seperti mengeluarkan pernyataan, surat, tweet, pembuatan film dan sebagainya.

Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan bahwa para politisi dan pemimpin sekutu penting yang menyatakan ucapan selamat mereka dengan mengirim surat, merekam video, atau menerbitkan dokumen di media sosial, diantaranya ada Paus Francis dan Raja Swaziland Mswati III serta Perdana Menteri Ambrose Mandvulo Dlamini, Presiden Republik Kepulauan Marshall David Kabua, Presiden Nauru Lionel Aingimea, Perdana Menteri Tuvaluan Kausea Natano dan Presiden Palauan Thomas Remengesau Jr.

Selain itu, ada Presiden Paraguay Mario Abdo dan Wakil Presiden Hugo Velázquez Moreno, Presiden Guatemala Alejandro Giammattei, dan Presiden Honduras Juan Orlando Hernández dan Wakil Presiden Ricardo Antonio Álvarez Arias, Gubernur Jenderal Belize Sir Colville Young dan Perdana Menteri Dean Barrow, Presiden Haiti Jovenel Moise.

Selain itu, Presiden Nikaragua Daniel Ortega dan Wakil Presiden Rosario Murillo, Gubernur Jenderal Saint Kitts and Nevis Samuel Weymouth Tapley Seaton dan Perdana Menteri Timothy Harris, Gubernur Jenderal Saint Lucia Sir Emmanuel Neville Cenac dan Perdana Menteri Allen Chastanet, Gubernur Jenderal Saint Vincent and the Grenadines Susan Dougan dan Perdana Menteri Ralph Gonsalves dan lainnya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo yang mengeluarkan pernyataan pada 19 Mei 2020 untuk memberi selamat kepada Presiden dan Wapres Taiwan. Pompeo memuji Presiden Tsai karena memimpin Taiwan dengan demokratis. Sementara itu Ketua DPR Federal Amerika Serikat Nancy Pelosi, Pejabat Ketua Senat Federal Chuck Grassley dan mantan Wakil Presiden Joe Biden juga masing-masing mengirim surat, tweet atau rekaman video ucapan selamat.

Selain itu ucapan selamat juga datang dari Jepang, Inggris, Prancis, Jerman, Denmark, Swedia, Swiss, Italia, Polandia, Irlandia, Lithuania, Latvia, Austria, Republik Ceko, Slowakia, Kanada, Australia, Selandia Baru, Fiji, India, Indonesia, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Myanmar, Brunei, Venezuela, Turki, Kuwait dan politisi lainnya, anggota parlemen, orang-orang dari Taiwan, serta Parlemen Eropa, Integrasi Amerika Tengah (SICA) dan Sekretaris Jenderal lainnya, Ketua Pro-Taiwanese, anggota parlemen Taiwan dan lainnya. 

Mereka mengucapkan salam hangat melalui saluran yang berbeda seperti surat, telepon, Twitter, Facebook dan sebagainya.

Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan bahwa pada upacara pelantikan Presiden, pemerintah mengundang perwakilan utusan dari berbagai negara yang berada di Taiwan untuk menghadiri dan memberi selamat kepada Presiden Tsai Ing-wen dan Wakil Presiden Lai Ching-te. 

Upacara pelantikan berakhir pada pukul 11 siang waktu setempat. Presiden Tsai Ing-wen beserta Wapres Lai Ching-te menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para kepala negara, anggota Kongres, dan rekan-rekan atas ucapan selamat kepada mereka. Pemerintah Taiwan berharap untuk terus mempererat kerja sama di berbagai bidang dengan semua negara di berdasarkan persahabatan yang kuat yang sudah terjalin.

sin/rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular