Epochtimes, oleh Chen Ting- Gambar dan video yang disediakan oleh Angkatan Laut AS menunjukkan kapal penjelajah ‘USS. Portland’ menggunakan teknologi laser energi tinggi kelas solid atau high-energy class solid-state laser. Senjata itu terbukti mampu menembak jatuh drone yang sedang terbang di udara. Dapat dilihat dari gambar bahwa cahaya terang yang dipancarkan laser menerangi dek kapal perang, tak lama kemudian drone yang tertembak terbakar dan jatuh.

Senjata dengan sistem laser LWSD (Laser Weapon System Demonstrator) ini merupakan hasil pengembangan dari Naval Research Office. 

Menurut laporan CNN, Angkatan Laut tidak mengumumkan lokasi tes khusus ini, mereka hanya menyebutkan bahwa tes itu dilaksanakan pada 16 Mei di wilayah Pasifik.

“Melalui pengujian di laut untuk mengetahui efektivitas senjata terhadap drone dan pesawat kecil, kami akan memperoleh informasi berharga tentang pemanfaatan senjata laser solid-state untuk menghadapi ancaman potensial”, kata Kapten Karrey Sanders, komandan Kapal Penjelajah USS. Portland.

Angkatan Laut AS menyatakan bahwa militer AS sejak tahun 1960, terus berusaha untuk mengembangkan senjata energi terarah (DEW), termasuk laser dan elektromagnetik. Berharap untuk memfokuskan energi radiasi pada target dan mengalahkan atau menghancurkan target.

Kapal-kapal Angkatan Laut akhir-akhir ini menghadapi ancaman termasuk drone, kapal-kapal kecil bersenjata, dan intelijen musuh yang meningkat ketika melakukan misi. 

Senjata energi terarah yang mirip dengan laser berenergi tinggi dapat memberikan bantuan langsung kepada tentara AS dan memberi komandan lebih banyak opsi untuk mengambil keputusan dan opsi respons.

Kapten Karrey Sanders mengatakan : “Sistem dengan teknologi laser energi tinggi kelas solid merupakan senjata berkemampuan unik yang dimiliki USS. Portland untuk pengujian dan operasi Angkatan Laut AS. Di samping itu ia membuka jalan bagi pengembangan sistem senjata untuk masa depan”. “Dengan fitur baru yang canggih ini, pihaknya dapat mendefinisikan ulang strategi untuk berperang di laut”.

Menurut laporan CNN, meskipun Angkatan Laut AS tidak mengungkapkan rincian tentang senjata tersebut, tetapi dalam laporan tahun 2018 yang disampaikan ‘International Strategy Institute’ disebutkan bahwa senjata ini diduga menggunakan kekuatan laser 150 kilowatt.

Pada tahun 2017, kapal penjelajah ‘USS. Ponce’ di Teluk Persia juga melakukan latihan penembakan ke target langsung dengan senjata laser yang berkekuatan 30 kilowatt. (Sin/asr)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular