Erabaru.net. Salah satu peternakan lebah terbesar di Albania mengatakan ini telah menjadi “tahun emas” bagi lebah karena terbebas dari polusi dan pestisida.

Dengan pabrik dan peternakan ditutup oleh oleh kuncian virus corona, lebah-lebah Albania lebih sibuk dari sebelumnya.

(Foto: AFP)

“Ini adalah tahun emas bagi lebah,” kata Gezim Skermo, 68 tahun, peternak lebah di peternakan lebah Morava.

Selama 50 tahun di peternakan lebah, Skermo mengatakan dia “tidak pernah melihat musim seperti ini,” menyebutnya sebagai “kelahiran kembali untuk alam dan lebah”.

Peternak lebah diistirahatkan dengan tiba-tiba untuk tindakan pembatasan penyebaran virus corona. Pembatasan itu membawa udara yang tenang, lebih bersih dan lebih sedikit penyemprotan pestisida dari petani.

Foto AFP

“Tahun ini kami tidak mengalami kerugian, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya ketika kami menemukan lebah mati di depan sarang,” kata Skermo. “Tidak ada suara, tidak ada polusi, tidak ada yang bisa mengganggu mereka”.

Pertanian Morava biasanya menghasilkan antara 5 dan 15 ton madu setahun.

Foto AFP

Meskipun Skermo menolak untuk memberikan angka spesifik tentang berapa banyak madu yang akan diproduksi musim ini, ia bersikeras bahwa hasilnya akan berlimpah dan berkualitas tinggi.

“Sementara orang-orang dikurung di rumah, lebah tidak dikurung,” katanya. “Mereka telah bekerja sangat keras.”(yn)

Sumber: sunnyskyz

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular