Erabaru.net. Di beberapa komunitas pedesaan mereka bertaruh pada solusi alami untuk mencegah terinfeksi virus corona, sayangnya hasil pemberian perawatan tanpa resep dokter ini sering kali berakibat fatal.

Meskipun obat-obatan tersebut diambil dari alam, efek berbahaya yang ditimbulkannya pada tubuh jangan pernah diremehkan.

Kasus seorang gadis berusia 5 bulan yang meninggal karena meminum darah kura-kura telah menyebabkan kegemparan di dunia. Anak di bawah umur ini, berasal dari Republik Dominika, tepatnya di Comendador, sebuah tempat perbatasan antara Republik Dominika dengan Haiti.

Ilustrasi.

 
Menurut informasi yang diberikan oleh sumber-sumber rumah sakit pada hari Selasa, seorang dukun diduga telah memberikannya darah kura-kura untuk mencegah terinfeksi COVID-19 dan penyakit lainnya.

Orangtua gadis malang itu dan saudara perempuannya yang berusia 7 tahun juga mengonsumsi minuman itu dan juga telah dirawat di Rumah Sakit Rosa Duarte, di Comendador, di Provinsi Elías Piña.

Menurut informasi dari direktur rumah sakit, Dahiana Vólquez, kondisi kesehatan orangtua bayi dan saudara perempuannya stabil saat menerima perawatan di rumah sakit.

Dahiana menyatakan bahwa mereka tidak memiliki kesempatan untuk menyadarkan gadis kecil itu.

“Anak di bawah umur tiba tanpa kehidupan di rumah sakit,” katanya.

Dia melaporkan bahwa anak di bawah umur itu tiba di rumah sakit sudah meninggal setelah menelan minuman yang disiapkan dengan berbagai bahan, di antaranya darah kura-kura.

Dahiana mengatakan bahwa konsekuensi dari ketidaktahuan banyak orang yang membuat minuman ini untuk mendapatkan kembali atau menjaga kesehatan mereka tanpa mengetahui bahwa mereka dapat menyebabkan kerusakan serius dan bahkan kematian.

Sejauh ini, 15.264 kasus pasien yang terinfeksi virus corona dan 468 kematian telah terindetifikasi di Republik Dominika.(yn)

Sumber: viralistas

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular