Epochtimes, oleh Xu Jian- Komunis Tiongkok pertama kali melaporkan virus Komunis Tiongkok (pneumonia Wuhan) ke WHO pada 31 Desember 2019 lalu. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) diberitahu pada 3 Januari 2020, dan pasangan Getz dalam perjalanan ke Wuhan dua bulan sebelum Komunis Tiongkok melaporkan ke WHO mereka sudah merasa ada sesuatu yang sangat janggal.

“Semuanya agak aneh. Pada saat itu kami tidak memikirkannya,” kata pasangan Gates  mengingat kunjungan singkat mereka yang baru saja memulai perjalanan berlayar tujuh hari di sepanjang Sungai Yangtze.

“Kami tiba di malam hari, dan pihak tour memberitahu kami bahwa pengaturan perjalanan akan berubah,” kata Gates.

Alhasil, perkiraan malam perjalanan santai pasangan itu menjadi kunjungan singkat tiga jam. Beberapa menit setelah turun dari pesawat, keduanya dibawa oleh pemandu wisata ke Museum Sejarah Wuhan.

“Hanya kami berdua di museum, dan disekitar tidak ada orang lokal. Kemudian mereka memberi kami menonton konser singkat,” kata Gates.

Setelah itu, rencana perjalanan juga berubah tiba-tiba. Mereka diberitahu bahwa rencana awal kunjungan ke Wuhan dibatalkan. 

“Kami diberitahu bahwa kami harus segera pergi malam itu dan tidak bisa menunggu sampai keesokan harinya. Mereka tidak memberikan peringatan atau penjelasan,” kata Gates.

“Istri saya berkata, bisakah kita menunggu sebentar, kami di sini untuk mengunjungi daerah bersejarah ini, apa yang sedang terjadi?” kata Gates menunjuk ke brosur wisata dan bertanya kepada pemandu wisata. 

Namun dijawab, “Tidak, tidak, tidak.”

Lalu mereka berkata,” Lihat, ada banyak perahu di sungai. “

Namun, Mr. Gates tidak melihat perahu. 

“Kami tidak melihat apa-apa. Kami hanya berlari seperti ini   … semua tampak aneh,” kata Gates. 

Pejabat tingkat tinggi Amerika Serikat telah berulang kali menyatakan bahwa pejabat Komunis Tiongkok telah menemukan epidemi di Wuhan sebelum melaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia – WHO. 

Dalam sebuah wawancara dengan media pada 23 April, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menyatakan bahwa Komunis Tiongkok mungkin telah mengetahui gelombang pertama pneumonia Komunis Tiongkok (pneumonia Wuhan) pada awal November tahun lalu. 

Mike Pompeo juga mengkritik praktik tidak transparan Komunis Tiongkok dan mempertanyakan buruknya keselamatan laboratorium patogen Komunis Tiongkok.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS beberapa hari lalu, Penasehat Keamanan Nasional Amerika Serikat, Robert O’Brien, menegaskan kembali bahwa Komunis Tiongkok telah menutupi epidemi kebenaran virus. 

“Orang Tiongkok tahu tentang virus itu pada November, Desember dan Januari tahun ini, tetapi mereka memberikan informasi palsu kepada Organisasi Kesehatan Dunia,” kata O’Brien. (hui/rp)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular