- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Kawanan Monyet di India Rampas Sampel Darah Virus Komunis Tiongkok, Dikhawatirkan Virus Makin Tersebar

Theepochtimes, oleh Chen Juncun- Menurut Reuters, insiden sekelompok monyet di India menyerang seorang pekerja medis, dan kemudian merampok beberapa sampel darah pasien virus Komunis Tiongkok,  terjadi pada Jumat 29 Mei 2020 lalu di kota Meerut di Uttar Pradesh. 

Pada saat kejadian, seorang teknisi laboratorium sedang berjalan di kampus sekolah kedokteran setempat dan diserang oleh kawanan monyet ini.

  1. K. Garg, direktur sekolah, mengatakan, monyet merampas sampel darah dari 4 pasien dari tangan teknisi, sehingga mereka harus mengumpulkan sampel baru dari ke 4 pasien lagi.

Pihak berwenang yang relevan menunjukkan bahwa mereka tidak tahu apakah monyet-monyet itu menyebabkan percikan sampel darah, dan orang-orang di sekitarnya khawatir jika monyet-monyet membawa sampel ke daerah perumahan. Itu dapat menyebabkan infeksi.

Garg mengatakan tidak jelas apakah monyet akan terinfeksi virus jika mereka melakukan kontak dengan sampel darah.

Kumpulan Kantor Berita Internasional melaporkan bahwa seekor monyet yang difoto di atas pohon sedang menggigit sampel darah yang dirampas.

Menurut pejabat sekolah, mereka telah mengumpulkan sampel darah baru dari pasien, sehingga mereka dapat diuji.

Para ahli medis khawatir jika pasien-pasien ini didiagnosis, monyet-monyet ini dapat menyebabkan virus menyebar lebih cepat.

Sementara itu Agence France-Presse melaporkan bahwa pejabat sekolah telah mengambil kembali spesimen yang telah dicuri oleh monyet.

Kepala sekolah, Dheeraj Raj, mengatakan spesimen masih utuh dan mereka percaya bahwa risiko infeksi atau penyebaran tidak meningkat.

Tercatat pada 30 Mei, India memiliki 181.827 diagnosis yang dikonfirmasi dan 5.185 kematian.

Di India, semakin banyak koloni monyet masuk ke pemukiman manusia dan bahkan menyerang manusia. Para pencinta lingkungan percaya bahwa perusakan habitat monyet adalah alasan utama invasi besar-besaran monyet-monyet itu ke pemukiman manusia. (hui/rp) 

Video Rekomendasi