oleh Cai Rong

Mengayunkan tongkat, menutup wajah dengan kain hitam, merusak, menjarah dan membakar, termasuk membakar bendera nasional … kerusuhan yang timbul akibat kematian George Floyd, seorang warga AS kulit hitam di Minneapolis saat tertangkap polisi telah membuat gerakan Antifa menjadi fokus perhatian di Amerika Serikat.

Setelah Presiden Trump memenangkan pemilu pada tahun 2016, jumlah gerakan sayap kiri melonjak. Dalam sebuah video yang direkam oleh Project Veritas pada bulan Januari tahun ini, juru kampanye senior sayap kiri Bernie Sanders telah memperkirakan bahwa jika Trump kembali memenangkan pemilu tahun ini, kekerasan jalanan yang lebih serius akan terjadi lagi. Saat ini, menjelang pemilihan presiden tahun ini kekerasan di jalanan telah datang lebih awal.

Antifa adalah kependekan dari Anti-Fascist (anti-fasis). berasal dari tahun 1930-an dan tersebar di Benua Eropa dan Amerika Serikat. Sebagian besar anggotanya adalah kaum muda, yang mengadvokasi kekerasan dan percaya bahwa kekerasan adalah sarana yang diperlukan.

Anti-pemerintah dan mengabaikan hukum yang berlaku, gerakan mereka termasuk ekstrim kiri. Antifa di Italia dan Spanyol bahkan langsung saja mempraktikkan ideologi komunis.

BACA JUGA :  Film Dokumenter America Under Siege : Antifa Terkait dengan Kelompok Revolusioner Komunis

Menurut catatan dalam buklet berjudul ’80 Jahre Antifaschistische Aktion’ (80 tahun Gerakan Anti-fasis) yang ditulis oleh Bernd Langer, seorang Jerman yang menduduki tingkat tinggi dalam organisasi ‘Autonome Antifa’, bahwa Antifa sebenarnya dapat ditelusuri kembali ke Internasionale Ketiga (perhimpunan partai-partai komunis dari berbagai negeri di Uni Soviet) pada tahun 1921.

Pendanaan Antifa

Bagaimana Antifa dapat segera membayar uang jaminan, mendapatkan advokasi hukum gratis dan melepaskan diri dari jeratan hukum ? Mereka mengandalkan National Lawyers Guild (NLG) (Persatuan Pengacara Nasional) untuk melanjutkan program kekerasan politik ekstrem Antifa. Organisasi itu adalah departemen hukum informal yang dimiliki Antifa dan secara historis terkait erat dengan Partai Komunis Amerika Serikat.

NLG menerapkan aksi langsung militan dan konfrontatif. Anggota Antifa sering tanpa ragu-ragu menghancurkan harta benda, atau bertindak ekstrem sebagaimana yang dianjurkan NLG bahwa hak asasi manusia melebihi hak kepemilikan atas harta benda.

NLG dibentuk pada tahun 1937, sebagai alternatif dari American Bar Association untuk memprotes undang-undang produksi keanggotaan eksklusif organisasi dan orientasi politik konservatif.

NLG didanai oleh para dermawan besar seperti Ford Foundation dan investor besar George Soros yang terdiri dari ribuan orang pengacara kiri dan memiliki lebih dari 150 cabang di seluruh negeri. NLG dengan jelas dan terbuka mengkoordinasikan hubungan antara proses hukum dan kegiatan publik untuk mendukung gerakan Antifa. Informasi kontak dan saluran telepon untuk meminta bantuan pengacara NLG sering muncul di situs web Antifa dan media sosial.

Pada 29 Juni 2019, di jalanan Portland, Oregon, sebuah kelompok Antifa menyerang Andy Ngo, seorang jurnalis Vietnam yang telah berkali-kali menulis laporan tentang kelompok tersebut. 15 orang anggota Antifa menyerang Andy yang tak berdaya, tetapi hanya 2 orang dari mereka yang benar-benar masuk penjara setelah serangan itu. Meskipun gerakan ini menggunakan cara-cara kekerasan, tetapi mereka bisa terbebas dari jeratan hukum, sebagian besar karena “jasa” NLG.

BACA JUGA :  Patutkah Antifa Dinamai Sebagai Grup Teror Domestik?

Menurut situs web petisi Gedung Putih ‘We the People’ pada bulan September 2017, sebuah petisi yang ditandatangani oleh 100.000 orang lebih yang meminta Gedung Putih untuk menegaskan Soros sebagai teroris domestik. Bunyinya : George Soros dengan sengaja dan terus-menerus mencoba mengacaukan dan merusak stabilitas melalui menghasut perilaku anti-pemerintah. Dia mendirikan dan mendanai puluhan (mungkin ratusan) organisasi yang terpisah dengan tujuan utamanya adalah menggunakan strategi terorisme model Alinsky untuk menghancurkan sistem Amerika dan pemerintahan konstitusional. Soros juga telah menyebabkan banyak gejolak di pasar keuangan, termasuk gejolak keuangan Asia pada tahun 1997.

Sejarah tindakan ekstrem NLG

Menurut situs web Discover the Networks, bahwa pada tahun 1940-an dan 1950-an, NLG dan anggotanya melakukan pembelaan terhadap anggota Partai Komunis Amerika Julius dan Ethel Rosenberg, Alis Hiss, Judith Socolov yang melakukan kegiatan spionase untuk Uni Soviet dan komunis Hollywood lainnya. Komite Aktivitas Antar-Amerika melabeli NLG sebagai benteng hukum bagi partai komunis.

Pada 1970-an, NLG, seperti kebanyakan kelompok penganut komunisme, telah memasuki politik rasial dan mewakili organisasi teroris rasial termasuk Black Panther, Gerakan Indian Amerika, dan Gerakan Kemerdekaan Puerto Rico.

Partai Black Panther adalah organisasi radikal orang kulit hitam yang aktif dari tahun 1966 hingga 1982. Mereka percaya pada Ideologi Mao Zedong.

Bahkan, NLG secara teratur menuntut polisi dan juga memimpin kegiatan yang disebut kampanye pengamat hukum, dimana ratusan orang relawan melakukan pemantauan terhadap polisi selama protes untuk memastikan bahwa hak-hak peserta tidak dilanggar dan memberikan penasehat hukum gratis kepada mereka yang ditangkap. Namun, ketika hak para konservatif dalam insiden serupa dilanggar, beberapa pengamat NLG dinilai hanya “menutup mata”. (sin)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular