Ntdtv.com- Adanya ancaman yang semakin besar dari komunis Tiongkok terhadap dunia, membuat negara-negara membentuk Inter-Parliamentary Alliance on China atau Aliansi Antar Parlemen untuk Tiongkok. 

Ancaman Tiongkok itu menuai komentar seperti Senator Federal Amerika Serikat  dari Partai Republik Marco Rubio yang mengatakan : “Tiongkok yang berada di bawah kekuasaan Partai Komunis Tiongkok telah menyulut perlawanan dunia”.

Komentar lain dari Mariam Lexmann, anggota Parlemen Eropa yang mengatakan : “Ini adalah perlawanan yang akan menentukan masa depan dunia”.

Juga dari anggota parlemen Jerman dari CDU Michael Brand mengatakan : “Tantangan-tantangan ini akan mempengaruhi seluruh manusia”.

Pada hari Jumat 5 Juni 2020 lalu  Aliansi Antar Parlemen untuk Tiongkok mengumumkan tujuan pembentukannya adalah untuk mempromosikan kerja sama yang lebih erat antara anggota parlemen di negara-negara demokratis, mengkoordinasikan tindakan tanggap terhadap isu-isu yang relevan dengan komunis Tiongkok, dan merumuskan rencana respons positif dan strategis.

Aliansi akan berfokus pada 5 isu utama, yakni menjaga ketertiban berdasarkan aturan internasional, membela hak asasi manusia, mempromosikan perdagangan yang adil, memperkuat keamanan, dan melindungi integritas nasional.

Wei Jingsheng, seorang konsultan untuk Aliansi Antar Parlemen untuk Tiongkok mengatakan : “Sekarang tidak hanya dari perspektif hak asasi manusia, tetapi juga dari perspektif ekonomi, militer, budaya, semua aspek telah mendapat ancaman dari komunis Tiongkok. Jadi perlu ada satu kebijakan baru untuk menghadapi komunis Tiongkok”.

Saat ini, anggota Aliansi Antar Parlemen untuk Tiongkok mencakup sejumlah anggota dan politisi dari 8 negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Australia, Kanada, Jerman, Norwegia, dan Swedia, serta Parlemen Eropa. Aliansi memiliki 20 ketua bersama.

Menurut Wei Jingsheng, negara-negara demokratis akan bersatu padu untuk menerapkan kebijakan yang sama dalam menghadapi komunis Tiongkok. Untuk melawan tindakan sewenang-wenang komunis Tiongkok, sehingga akan ada penahanan tertentu yang lebih kuat. Terutama dalam menghadapi penyebaran pneumonia komunis Tiongkok. Diingatkan kepada semua orang bahwa, ini adalah masalah bagi umat manusia, bukan kebijakan suatu negara untuk menghadapi komunis Tiongkok.

Wei Jingsheng percaya bahwa aliansi melibatkan partisipasi dua atau lebih partai dari setiap negara yang mewakili opini masyarakat dari banyak pihak di berbagai negara. Mereka akan bersama-sama merumuskan kebijakan untuk memfasilitasi implementasi departemen administrasi setiap negara itu.

John McKay, anggota parlemen dari Partai Liberal Kanada menilai dunia masih membutuhkan Tiongkok, negara dengan tradisi, budaya, dan industri yang mendalam.

Hal senada dilontarkan oleh Margarete Bause, Anggota Parlemen dari Partai Hijau Jerman. Menurutnya tidak boleh ada negara di dunia ini yang dapat menginjak-injak nilai-nilai universal dan hak asasi manusia dengan sesuka hatinya.

Menurut Senator Federal dari Partai Republik Amerika Serikat Marco Rubio anggota Aliansi Antar Parlemen untuk Tiongkok berdiri bersama dan saling bahu membahu, berkoordinasi dalam menghadapi ancaman besar yang datang dari Partai Komunis Tiongkok. (sin/rp)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular