- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Susu Bubuk Khusus yang Dipromosikan untuk Bayi yang Alergi Protein Susu Menyebabkan Anak Menderita Penyakit Kepala Besar di Tiongkok

Erabaru.net. Orangtua selalu menginginkan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Tetapi bagaimana jika ‘yang terbaik’ ternyata menjadi yang terburuk bagi anak-anak mereka?

Baru-baru ini, banyak anak-anak di Provinsi Hunan, Tiongkok yang mungkin menderita penyakit ‘kepala besar’ setelah mengonsumsi semacam ‘susu bubuk khusus/ susu bubuk medis khusus’. Susu bubuk medis khusus biasanya ditujukan untuk bayi yang alergi terhadap protein susu dan harganya dua atau tiga kali lipat harga susu formula.

Lima anak di Chenzhou saat ini menderita kurang gizi yang parah, kelainan bentuk tengkorak menyerupai ‘kepala besar’ dan sejumlah penyakit lain setelah mengonsumsi ‘susuk bubuk khusus’ ini yang disebut Beianmin atas saran dokter mereka. Karena hal ini, orangtua mereka mendesak pihak berwenang setempat untuk menyelidiki kasus ini.

[1]
(Foto : Oriental Daily)
[2]
(Foto: YouTube)

Liu, seorang ayah dari seorang anak berusia 18 bulan mengatakan bahwa putranya mulai minum ‘susu palsu’ sejak dia berusia delapan bulan, ketika ia didiagnosis alergi terhadap protein susu.

“Dari Mei hingga Desember 2019, kami harus membawa bocah kami ke rumah sakit pada dasarnya setiap bulan setelah ia mengonsumsi susu palsu,” kata Liu.

[3]
(Foto: YouTube)

“Karena susu ini direkomendasikan oleh dokter, kami tidak curiga ada sesuatu yang salah dengan produk tersebut sampai kami melihat media melaporkannya,” tambahnya.

[4]
(Foto: YouTube)

Liu dan 80 orangtua lainnya memiliki kelompok WeChat, di mana mereka berbagi pengalaman dan mendiskusikan kasus ini. Beberapa orangtua khawatir produk tersebut akan berdampak jangka panjang pada kesehatan anak-anak mereka meskipun mereka saat ini tidak menunjukkan gejala yang jelas.

Menurut beberapa orang tua, ‘susu bubuk medis’ palsu ini dijual di toko-toko lokal dan beberapa bahkan dijual di apotek yang berafiliasi dengan rumah sakit setempat.

[5]
(Foto: YouTube)

Orangtua mendesak agar toko-toko ini dimintai pertanggungjawaban karena tenaga penjualan menyesatkan pelanggan untuk membeli susu bubuk palsu ini sebagai pengganti susu. Namun, pemilik toko menolak, mengatakan itu adalah produsen yang mempromosikan produk sebagai suplemen nutrisi untuk anak-anak yang alergi, bukan mereka.

Saat berita baru-baru ini diungkapkan, kasus serupa yang dilaporkan pada tahun 2019 terungkap, melibatkan merek lain bernama Shuertai. Administrasi regulasi pasar Chenzhou dan komisi kesehatan mengatakan bahwa dalam kasus 2019, insiden itu diidentifikasi sebagai salah satu promosi palsu, dan dokter yang terlibat ditangguhkan dari posisi mereka selama satu tahun.

Pabrik susu bubuk dan rumah sakit juga diminta memberikan kompensasi kepada para korban. Namun, beberapa orangtua yang melaporkan masalah tersebut ke regulator pasar lokal pada tahun 2019 mengatakan bahwa mereka bahkan belum menerima kompensasi.

Pihak berwenang Hunan mengatakan bahwa mereka mengirim tim khusus untuk menyelidiki secara menyeluruh kasus ini.(yn)

Sumber: goodtimes

Video Rekomendasi: