Ntdtv, oleh Zheng Gusheng- Walikota Kaohsiung, Republik Tiongkok atau Taiwan yang kerap disebut pro Beijing Han Kuo-yu harus mundur dari jabatannya. Hal demikian berdasarkan pemungutan suara pada 6 Juni 2020. 

Hasilnya, warga Kaohsiung memberikan 20.000 suara menentang dan lebih dari 930.000 suara setuju untuk melengserkan Han Kuo-yu dari kursi walikota. 

Bersamaan pada malam itu sekitar pukul 20:45 waktu setempat,  Ketua Dewan Kota Kaohsiung, Hsu Kun-yuan (63 tahun) jatuh dari gedung apartemen tempat tinggalnya. 

Pihak kepolisian kemudian mengonfirmasi bahwa Hsu sudah tidak memiliki tanda-tanda kehidupan, itu ketika polisi yang menerima laporan saat tiba di tempat kejadian. Dugaan sementara ia jatuh dari jendela tempat tinggalnya. Sedangkan  jenazahnya malam itu juga dikirim ke Rumah Duka Kowloon di Kaohsiung.

Media Taiwan ‘Apple Daily’ melaporkan bahwa Hsu Kun-yuan malam itu berada di kediamannya bersama istrinya. Akan tetapi Hsu sendirian dalam kamar dan istrinya tidak menyadari ada kejadian. Sampai polisi tiba dan mengetuk pintu, istri Hsu baru mengetahui bahwa suaminya telah jatuh dari gedung.

Laporan menyebutkan bahwa Hsu Kun-yuan selama ini setia mendukung Han Kuo-yu. Ia sulit menerima kenyataan bahwa suara pemilihan menunjukkan Han Kuo-yu tidak dipercaya lagi untuk menduduki jabatan Walikota Kaohsiung. Padahal 1 jam sebelum jatuh, ia baru memposting di akun Facebook-nya dengan tulisan : Kali ini, siapa yang bisa menjadi pemenang?

Zhang Boyang, pendongkrak melengserkan Han Kuo-yu mengungkapkan bahwa pemilihan kali ini adalah untuk mengatakan tidak kepada Partai Komunis Tiongkok. (Sin/asr)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular