Epochtimes, oleh Li Yan- Kathryn Dwyer Sullivan yang kini berusia 68 tahun adalah seorang ahli kelautan yang telah 3 kali melakukan perjalanan ke ruang angkasa dengan pesawat ulang-alik. Pada Sabtu  6 Juni 2020 lalu, Sullivan memanggil lewat sambungan telepon rekannya di Stasiun Luar Angkasa Internasional yang berada dalam orbit 254 mil dari permukaan bumi. Sullivan  mengatakan bahwa dirinya sedang berangkat menuju permukaan laut dari dalam titik terdalam di Palung Mariana. Keberhasilan ini akan mengangkat reputasinya menjadi orang pertama di dunia yang mencapai dua prestasi.

Sullivan menulis di akun Facebook setelah menyelesaikan penyelaman bersejarahnya pada hari Sabtu 6 Juni 2020  lalu, “Alat pengukur kedalaman air kita menunjukkan 10.915 meter (35.810 kaki).”

“Sebagai ahli kelautan yang juga seorang astronot ini adalah hari yang luar biasa dan satu-satunya hari dalam hidup saya,” tulis Sullivan dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh ‘EYOS Expeditions’ pada hari Senin 8 Juni. Perusahaan ini berspesialisasi dalam menyediakan layanan eksplorasi laut dalam dan bertanggung jawab atas koordinasi misi.

Menurut NASA, Kathryn D. Sullivan menjadi wanita Amerika pertama yang memasuki ruang angkasa pada tahun 1984 dengan pesawat ruang angkasa ‘Challenger’. Dia kemudian meninggalkan NASA untuk memangku jabatan di National Oceanic and Atmospheric Administration atau Kantor Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional.

Kathryn D. Sullivan was the female astronaut aboard the Space Shuttle Discovery in April 1990 for the deployment of the Hubble Space Telescope, beginning its 30 years of scientific discovery. #WomensHistoryMonth Credit: #NASA

‘USA Today’ melaporkan bahwa kali ini Sullivan membawa kapal selam yang disebut ‘Limited Factor’ ke samudera terdalam di Samudra Pasifik barat. Alat penyelam itu dikendarai oleh Victor Vescovo dari perusahaan selam Caladan Oceanic.

Victor Vescovo yang berusia 54 tahun adalah seorang pejabat Angkatan Laut Amerika Serikat yang sudah pensiun. Tahun lalu, ia menjadi orang keempat di dunia yang mencapai titik terdalam di samudra (Challenger Deep).

Menurut survei dari ‘EYOS Expeditions’, sejauh ini hanya ada 8 orang yang telah mencapai titik terdalam. Selain Viskovo dan Sullivan, produser film James Cameron pada tahun 2012 juga mencapai tempat tersebut. 

Dikabarkan bahwa beberapa daerah di titik kedalaman itu memiliki tekanan air yang setara dengan 100 ekor gajah besar yang berdiri di atas kepala seseorang. (sin/rp)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular