- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Gadis Berusia 18 Tahun Jatuh Koma 5 Hari Setelah Minum 2 Cangkir Teh Susu Setiap Hari Selama 1 Bulan

Erabaru.net. Mereguk bubble tea atau teh susu penuh gula favorit Anda itu tidak masalah untuk sesekali. Tetapi mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan banyak efek yang merugikan kesehatan seseorang.

[1]
(Foto: bestthingsny)

Anda mungkin akan berpikir bahwa pandemi di seluruh dunia akan menghentikan pencinta teh susu dari kecanduan. Sayangnya, itu bukan kasus untuk Tian Tian yang berusia 18 tahun, yang berakhir dengan koma lima hari karena kecanduannya.

Remaja itu sangat terobsesi dengan teh susu, dia memesan hingga 100 yuan (sekitar Rp 200 ribu) minuman manis ini setiap hari. Kebiasaan yang tidak sehat ini berlangsung selama satu bulan penuh! Ibu Tian Tian mengatakan dia akan minum dua cangkir teh susu setiap hari selama periode itu, menurut Sina.

Pada 2 Mei, Tian Tian dilarikan ke Rumah Sakit Ruijin, Shanghai, Tiongkok, setelah dia ditemukan tidak sadarkan diri. Dia segera dikirim ke Unit Perawatan Intensif Darurat (EICU) ketika tes mengungkapkan bahwa kadar gula darahnya 25 kali lebih tinggi daripada orang normal.

[2]
(Foto: Sina)

Laporan mengungkapkan bahwa kehidupan Tian Tian tergantung pada seutas benang dan dia harus bergantung pada ventilator untuk bernafas setelah menderita berbagai komplikasi kesehatan termasuk gula darah tinggi dan kerusakan ginjal.

Belakangan diketahui bahwa dia mengalami gejala-gejala seperti mual, mulut kering, dan poliuria (keinginan untuk sering buang air kecil) selama lebih dari seminggu sebelum dia koma.

Untungnya, Tian Tian berhasil mendapatkan kembali kesadaran setelah periode lima hari yang mengkhawatirkan. Sebagai hasil dari semua perawatan, dia kehilangan 35kg berat badannya. Dia berjanji kepada tim EICU di rumah sakit Ruijin bahwa dia tidak akan pernah minum teh susu lagi.

[3]
(Foto: Sina)

Selain obsesi minuman manisnya, Tian Tian tidak pernah berolahraga dan memiliki berat 125kg. Sayangnya, Direktur Lu dari tim EICU mengatakan ini adalah satu dari tiga kasus lain di mana pasien yang sakit kritis mengalami kondisi yang sama dengan Tian Tian. Para pasien sering kelebihan berat badan dan diabetes tanpa menyadarinya.(yn)

Sumber: worldofbuzz

Video Rekomendasi:

https://youtu.be/N-OH0HSb6twc [4]