- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Gestapo Modern Meneror Tiongkok Selama 21 Tahun

Mengapa Tanggal 10 Juni Adalah Peringatan yang Serius dan Mengerikan di Tiongkok

oleh Thomas Sterling

“Gestapo” berarti “Polisi Negara Rahasia.”

Gestapo Nazi Jerman yang berurusan dengan kematian, yang kebal hukum memiliki sepupu di zaman modern ini: Kantor 610, pasukan polisi rahasia Komunis Tiongkok yang beroperasi tanpa terdeteksi dengan nama yang sederhana.

Kantor 610 ini membunuh, meneror, dan merampas kebebasan jutaan rakyat Tiongkok di Tiongkok.

Rezim Komunis Tiongkok semakin disorot oleh seluruh dunia selama kekacauan terkait peristiwa terkini seperti pandemi virus  Komunis Tiongkok, gerakan kontroversial terhadap Hong Kong, dan gesekan dengan pemerintah Amerika Serikat.

Mengungkap asal usul dan keberadaan berkelanjutan Kantor 610 ini, dapat menjelaskan sifat Partai Komunis Tiongkok yang sebenarnya.

Kantor 610 yang bersifat rahasia ini dibentuk 21 tahun yang lalu di Tiongkok, sebuah masalah muncul – sebuah masalah yang mengubah dunia jutaan orang secara langsung. Secara tidak langsung untuk lebih banyak orang lagi.

Sepuluh tahun setelah tragedi pembantaian Lapangan Tiananmen pada tanggal 4 Juni, rezim Tiongkok merencanakan kampanye yang bahkan  lebih mematikan daripada tragedi pembantaian Lapangan Tiananmen yang brutal yang terjadi pada tahun 1989.

Pemimpin puncak Partai Komunis Tiongkok saat itu, Jiang Zemin, gelisah dan cemburu pada sebuah kelompok dalam masyarakat Tiongkok yang terdiri dari 70 juta hingga 100 juta orang.

Apakah orang-orang ini berkomplot melawan Partai Komunis Tiongkok?  Apakah orang-orang ini secara terang-terangan adalah pembangkang?  Apakah orang-orang ini menganjurkan sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan dan stabilitas masyarakat?

Orang-orang ini bukanlah seperti yang disebutkan di atas. Orang-orang ini adalah para meditator yang bercita-cita untuk hidup setiap hari dengan menjalani prinsip Sejati, Baik, dan Sabar. Orang-orang ini adalah praktisi disiplin spiritual Falun Gong. 

Praktisi Falun Gong hanya meminta mereka diizinkan untuk berlatih secara damai, dan terus meningkat kesehatannya, keluarganya, pendidikannya, dan tempat kerjanya saat mereka hidup sesuai dengan prinsip Sejati, Baik, dan Sabar.

Dalam pembenaran logika Jiang Zemin, puluhan juta praktisi Falun Gong yang taat hukum, damai, dan sehat dianggap sebagai suatu ancaman. 

Maka Jiang Zemin  memerintahkan pembentukan satu kelompok terkemuka pejabat puncak Partai Komunis Tiongkok untuk menangani “masalah” ini, dan bersama dengan sebuah kantor rahasia menerapkan kampanye penganiayaan yang menghancurkan.

Kantor rahasia tersebut dibentuk pada tanggal 10 Juni 1999. Oleh karena itu diberi nama: Kantor 610.

Jiang Zemin berkata mengenai Falun Gong, “Hancurkan reputasi mereka, bangkrutkan mereka secara finansial, dan hancurkan mereka secara fisik.”

Sejak itu, para praktisi Falun Gong menanggung apa yang disebut beberapa sarjana sebagai “genosida dingin.”

Gestapo Komunis Tiongkok

“Kantor 610 mirip seperti Gestapo milik Hitler. 

Kantor 610 adalah berkuasa dan memiliki cukup dukungan dana dari pemerintah jadi… Kantor 610 secara diam-diam mengendalikan semua praktisi Falun Gong di daerahnya masing-masing mereka,” kata Guo Guoting, seorang pengacara hak asasi manusia Tiongkok di pengasingan, dalam sebuah wawancara dengan Pusat Informasi Falun Dafa. 

Mirip Gestapo, Kantor 610 bertugas menghilangkan orang-orang yang termasuk dalam kelompok yang tidak diinginkan oleh diktator yang berkuasa.

Mirip Gestapo, Kantor 610 memberi perintah kepada lembaga-lembaga untuk mengelola penyiksaan psikologis dan fisik yang brutal. Personil Kantor 610 juga terkadang melakukan penyiksaan.

Mirip Gestapo, Kantor 610 bukanlah pasukan polisi yang melindungi, melayani rakyat, atau memberikan keamanan bagi rakyat. Kantor 610  adalah kekuatan “keamanan” yang menggunakan kekerasan dan kekejaman untuk menghancurkan rakyat.

Mirip Gestapo, Kantor 610 bertanggung jawab atas pembunuhan tanpa kewajiban mempertanggungjawabkannya  kepada pihak berwenang yang diakui. Kantor 610 dapat, dan memang, menghilangkan orang tanpa jejak.

Mirip Gestapo, Kantor 610 beroperasi di luar hukum dan struktur peradilan. 

Kadang Kantor 610 sebenarnya mengendalikan hukum dan struktur peradilan, jadi Kantor 610 benar-benar kebal hukum.

Menghilangkan dan Menyiksa Kelompok Orang Yang Tak Bersalah

Sarah Cook, analis riset senior untuk Tiongkok di Freedom House, sebuah LSM yang berbasis di Amerika Serikat mengatakan, model-model represi politik dan agama di Tiongkok berkembang selama dua dekade terakhir.  

“Penganiayaan terhadap Falun Gong membantu Partai Komunis Tiongkok membuat buku pedoman baru untuk menganiaya kelompok lain,” kata Sarah Cook.

Taktik pengawasan awalnya digunakan oleh Kantor 610 — seperti basis data individu yang ditargetkan —kini juga digunakan pada segmen spesifik lain terhadap penduduk Tiongkok, atau bahkan orang asing yang berkunjung ke Tiongkok.

Penciptaan Kantor 610 oleh Partai Komunis Tiongkok pada tahun 1999 adalah contoh dari jenis “manuver politik dan hukum” yang sama yang saat ini diarahkan ke Hong Kong, kata Sarah Cook.

Rezim Tiongkok baru-baru ini memberlakukan hukum keamanan nasional untuk Hong Kong — memintas legislatif Hong Kong untuk menghukum kegiatan yang dianggap Beijing terkait dengan pemisahan diri, terorisme, dan subversi.

Juga, Kantor 610 adalah salah satu entitas pertama di Tiongkok yang secara sistematis memata-matai praktisi Falun Gong di negara lain, dengan demikian memperluas penganiayaan dan pelecehan terhadap praktisi Falun Gong di luar Tiongkok.

Kantor 610 mengawasi penyiksaan terhadap praktisi Falun Gong yang tidak diketahui jumlahnya di penjara, penjara, rumah sakit, kamp kerja paksa, dan fasilitas penahanan lainnya. 

Kantor 610  mengacu pada semua metode penyiksaan yang diketahui, baik kuno maupun modern. Mencabut kuku, memaksa makan kotoran manusia, memaksa orang berjongkok selama berjam-jam atau berhari-hari tanpa henti sambil menuangkan air dingin kepada orang tersebut, berbagai jenis pelecehan seksual dan suntikan dengan obat-obatan psikotropika. Semua ini hanyalah beberapa metode penyiksaan yang dilakukan oleh Kantor 610 atau yang berada di bawah kendali Kantor 610.

Tidak ada yang tahu jumlah sebenarnya orang yang terbunuh akibat penyiksaan dan penindasan, tetapi yang pasti berkali-kali 4.363 kematian dipastikan dan dicatat di Minghui.org, situs web yang berbasis di Amerika Serikat yang melacak penganiayaan di Tiongkok.

Berdasarkan wawancara dengan para penyintas dan anggota keluarganya, Minghui.org mendokumentasikan metode penyiksaan dan banyak kasus penyiksaan individu.

Kematian Akibat Panen Organ Secara Paksa

Mungkin cara yang paling mengejutkan di mana praktisi Falun Gong dan korban lainnya dibunuh secara sistematis — diatur di belakang layar oleh Kantor 610 — adalah melalui pengangkatan organ-organ transplantasi saat mereka masih hidup. 

Ginjal, paru, jantung, kornea dan organ lainnya, diambil dari para tahanan dan dijual atas permintaan kepada penerima organ yang kaya dan turis asing yang menjalani “transplantasi.” 

Kantor 610 adalah di antara mereka yang mengambil keuntungan dari perdagangan yang mengerikan tersebut.

Penyelidik independen memastikan bahwa panen organ ini masih terus berlangsung, meskipun dibantah oleh  Partai Komunis Tiongkok.

Tribunal Tiongkok, suatu pengadilan rakyat independen berkumpul untuk menyelidiki dugaan panen organ secara paksa dari para tahanan hati nurani di Tiongkok, mengadakan sidang pembuktian di London pada  tahun 2018 dan 2019.

Laporan akhir Pengadilan Tiongkok dikeluarkan pada tanggal 1 Maret 2020, mencatat bahwa “panen organ secara paksa terjadi di banyak tempat di Republik Rakyat Tiongkok dan pada beberapa kali kesempatan untuk jangka waktu minimal 20 tahun dan berlanjut hingga hari ini.”

Disimpulkan bahwa praktisi Falun Gong adalah sumber utama organ untuk praktik yang direstui negara Tiongkok itu.

Sebuah Kantor yang Kebal Hukum

Sarah Cook mengatakan Kantor 610 memiliki “cabang di seluruh Tiongkok hingga ke desa terkecil. 

Dengan demikian, pengaruhnya dan kendali Kantor 610 di semua tingkatan di Tiongkok adalah belum pernah terjadi sebelumnya.

Jumlah staf di Kantor 610 adalah tidak diketahui, karena Kantor 610 bersifat  rahasia dan fakta bahwa staf Kantor 610 mungkin memiliki banyak peran, melayani di departemen lain secara bersamaan. Tetapi jumlah staf Kantor 610 adalah relatif sedikit dibandingkan dengan lembaga Partai Komunis Tiongkok lainnya.

Sumber kekuatan Kantor 610 bukanlah ukurannya, tetapi Kantor 610 hanya bertanggung jawab pada beberapa orang pejabat Partai Komunis Tiongkok tingkat atas saja. Sedangkan Kantor 610 memiliki kekuasaan atas setiap struktur birokrasi lainnya.

“Kantor 610 memiliki peluang untuk merajalela hak-hak rakyat Tiongkok,” kata Sarah Cook.

Kantor 610 memberitahu polisi apa yang harus dilakukan terhadap target, seperti praktisi Falun Gong. Menangkap mereka? Menyiksa mereka dengan tongkat kejut listrik? Mengizinkan mereka menerima pengunjung? 

Membebaskan mereka? Semua itu dilakukan hanya dengan persetujuan pejabat Kantor 610. Polisi dan penjara tidak bebas bertindak.

Apakah ada jalan hukum? Umumnya, di Tiongkok, tidak ada yang namanya jalan hukum, karena pengadilan sebelumnya telah diberitahu vonis apa yang harus diberikan, terlepas dari bukti yang disajikan. 

Dalam kasus praktisi Falun Gong, nasib mereka ditentukan oleh Kantor 610, di mana  hakim hanya menyampaikan perintah yang mereka terima, menurut banyak akun yang didokumentasikan oleh Minghui.org.

Konsekuensi dari jangkauan ini, jauh melampaui kehidupan puluhan juta praktisi Falun Gong dan anggota kelompok target lainnya dianiaya oleh rezim Komunis Tiongkok.

“Keberadaan, penciptaan, dan fungsi Kantor 610 secara fundamental melemahkan aturan hukum di Tiongkok. Kantor 610 adalah masalah yang dihindari bila anda berbicara mengengai aturan hukum. Anda tidak dapat memiliki aturan hukum di Tiongkok selama sesuatu mirip Kantor 610 tetap ada,” kata Sarah Cook.

Jika supremasi hukum di Tiongkok tidak dapat diandalkan, kata Sarah Cook, maka hal tersebut memiliki implikasi yang luas. Keamanan pangan dan produk, investasi, properti intelektual, hak orang asing, dan usaha patungan, hanyalah beberapa bidang yang dikompromikan, yang tidak dapat diandalkan. 

Tanpa supremasi hukum, tinggal di Tiongkok atau bertransaksi segala jenis bisnis dengan entitas Tiongkok, pada dasarnya adalah upaya berisiko tinggi.

Permainan Curang

The Epoch Times melaporkan bahwa Kantor 610 mungkin telah dibubarkan. Pada kenyataannya, nama-namanya saja yang berubah, tetapi para pemainnya adalah sama. 

Partai Komunis Tiongkok adalah memainkan permainan curang yang canggih, tipu muslihat untuk mengalihkan perhatian atau menyesatkan orang.

Jelas bahwa, nama atau judul apa pun telah berubah, fungsi Kantor 610 tetap berlanjut dengan kekuatan penuh. Kelompok orang yang sama terus dianiaya. Dana masih dialokasikan untuk kegiatan penganiayaan.

Status penganiaya yang sama yang kebal hukum terus berlanjut. Seperti yang dapat kita saksikan penindasan di Hong Kong dan kamp pendidikan ulang untuk Muslim Uyghur di Xinjiang, warisan Gestapo Tiongkok terus dibangun.

Mungkin suatu hari meluasnya kesalahan pembunuhan oleh Kantor 610 akan sama terkenalnya dengan Gestapo. (Vv/asr)

Video Rekomendasi :