Epochtimes.com- Menurut pemberitahuan dari Komisi Kesehatan Kota Beijing pada 17 Juni 2020 lalu, pada 16 Juni 2020 dari pukul 00:00 sampai 24:00 waktu setempat, kasus baru yang dikonfirmasi sebanyak 31 kasus, 3 kasus dugaan, dan 6 infeksi tanpa gejala.

Menurut data resmi pejabat setempat, dari 11 Juni hingga 16 Juni, total ada 137 kasus dikonfirmasi dalam beberapa hari terakhir. Ada  9 distrik telah melaporkan kasus baru yang dikonfirmasi, yakni  Distrik Xicheng, Distrik Fengtai, Distrik Haidian, Distrik Fangshan, Distrik Daxing, Distrik Chaoyang, Distrik Dongcheng, Distrik Shijingshan, Mentougou. 

Diantara kawasan distrik itu, Pasar Xinfadi, Distrik Fengtai memiliki jumlah kasus terbesar, mencapai 99 kasus.

Pejabat Partai Komunis Tiongkok Kerap Dicurigai Menyembunyikan Data.

Pada 16 Juni 2020 lalu, Beijing melaporkan 2 kasus baru yang dikonfirmasi di Distrik Mentougou. Keduanya pria, yang bekerja dan tinggal di lokasi proyek Changan, Kota Yongding, Distrik Mentougou. Keduanya tinggal di mess yang sama dan kerap mengadakan kontak sehari-hari. Salah satunya kerap ke pasar Xinfadi untuk belanja.

Pada konferensi pers malam itu, Chen Bei, wakil sekretaris Pemerintah Kota Beijing, mengatakan bahwa situasi epidemi di Beijing sangat parah. Sejak 16 Juni, Otoritas Beijing telah menyesuaikan tingkat respons darurat kesehatan masyarakat ke tingkat 2. 

Beijing harus mengontrol ketat orang-orang yang keluar masuk. Semua orang yang memasuki Beijing harus menjalani tes asam nukleat. Mereka yang berisiko tinggi serta orang-orang yang berhubungan dengan pasar Xinfadi dilarang meninggalkan Beijing.

Setelah Beijing meningkatkan tingkat respon darurat kesehatan masyarakat, data terbaru dari China Civil Aviation Information Network Co., Ltd, menyebutkan, hingga tanggal 17 Juni 2020 pukul 12:00 , dua bandara Beijing telah membatalkan 1.521 penerbangan. 766 penerbangan dari Hong Kong telah dibatalkan. Tingkat pembatalan mencapai 72%, dan pembatalan 755 penerbangan ke Hong Kong dengan tingkat pembatalan 71%.

Pejabat Beijing mengatakan mereka akan menguji semua pemilik kios dan manajer pasar sayur, restoran, dan kantin pemerintah. Kantor Berita Xinhua melaporkan Beijing menguji 90.000 orang setiap hari. Laporan itu juga mengatakan bahwa mulai dari tanggal 16, Komisi Transportasi Ibukota melarang layanan taksi dan jasa layanan kendaraan mengangkut penumpang ke luar kota.

Selain itu, siswa di perguruan tinggi dan universitas di Beijing diliburkan mulai 17 Juni. Demikian pula taman kanak-kanak yang telah kembali sekolah, juga diliburkan mulai 17 Juni 2020. Semua taman kanak-kanak di kota akan ditutup.

Dalam konferensi pers di Beijing pada 17 Juni, Li Yi, wakil sekretaris Komite Pendidikan Kota Beijing dan juru bicara Komisi Pendidikan Kota, mengatakan bahwa ujian akhir tidak akan seketat seperti di masa lalu.

Semua tempat olahraga dan hiburan di Beijing juga diperintahkan untuk ditutup pada 15 Juni 2020.

Editor : Fang Xiao

Johny / rp 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular