Hk.epochtimes.com- Setelah lockdown terpanjang sejak Perang Dunia II, Menara Eiffel di Paris, Perancis  akan dibuka kembali pada 25 Juni 2020 lalu, di mana pada saat itu akan mengambil langkah-langkah berupa jarak sosial yang relevan untuk wisatawan. Pengunjung yang berusia di atas 11 tahun mengenakan masker. Museum Louvre di Paris juga akan dibuka kembali pada 6 Juli untuk menyambut pengunjung.

Untuk menghindari mencuatnya epidemi, Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan pada hari Rabu 17 Juni 2020 bahwa larangan acara berskala besar akan diperpanjang setidaknya hingga akhir Oktober 2020. 

Pada hari yang sama, Toennies GmbH, salah satu perusahaan pemrosesan daging terbesar di Jerman, terpaksa ditutup karena sekitar 650 karyawan perusahaan telah terdeteksi terinfeksi virus Komunis Tiongkok. Untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut, pemerintah daerah juga mulai menutup sekolah dan taman kanak-kanak sejak Kamis 18 Juni.

Sementara itu, di Amerika Latin situasi epidemi terus memburuk. Pada Selasa 16 Juni 2020 malam, Presiden Honduras Juan Orlando Hernández Alvarado mengkonfirmasi secara nasional melalui televisi bahwa dia dan istrinya telah terinfeksi virus Komunis Tiongkok, dan menjadi presiden Amerika Latin pertama yang terinfeksi virus.

Hernandez mulai merasa tidak enak badan akhir pekan lalu, tetapi gejalanya ringan. Dia mendapat hasil tes virus positif pada hari Selasa 16 Juni 2020, dan dia merasa agak lebih baik sekarang. Sementara istrinya tidak menunjukkan gejala apa pun.

Jumlah diagnosis harian di Brasil tetap tinggi, dengan lebih dari 37.000 diagnosis baru pada hari Selasa 16 Juni 2020. Sampai pada Rabu 17 Juni 2020 sore, jumlah diagnosis kumulatif secara nasional akan mencapai lebih dari 940.000, dan lebih dari 45.000 orang meninggal.

Presiden pertama Kazakhstan terinfeksi virus corona

Kantor Presiden pertama Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis 18 Juni 2020 bahwa hasil tes virus Komunis Tiongkok, Nazarbayev dinyatakan positif dan saat ini sedang menjalani isolasi.

Pernyataan itu mengatakan: “Sayangnya, tes coronavirus terbaru Elbasy adalah positif. (Tapi) tidak ada alasan untuk khawatir.” 

Elbasy adalah Kazakh, yang berarti pemimpin nasional atau nasional. Ini adalah gelar resmi yang diberikan oleh Nazarbayev. Pernyataan itu menambahkan bahwa Nazarbayev bekerja dari jarak jauh.

Sebagai diktator negara Asia Tengah ini, Nazarbayev telah mendominasi politik selama 30 tahun, dan mengundurkan diri dari kursi kepresidenan pada tahun 2019. Akan tetapi masih mempertahankan jabatan ketua Dewan Keamanan Nasional dan memiliki kekuatan besar di belakang layar.

Selama masa kekuasaannya, Nazarbayev secara brutal menindas para pembangkang dan partai-partai oposisi di dalam negerinya. Sementara secara eksternal ia memiliki hubungan dekat dengan Moskow dan Beijing, dan disebut sebagai “sahabat lama” oleh Beijing. 

Dia pernah berulang kali mengunjungi Tiongkok, dan mengizinkan Kazakhstan untuk secara aktif berpartisipasi dalam proyek “Belt and Road” yang diusung Pemimpin Tiongkok,  Xi Jinping.  (Johny /rp)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular