Ntdtv.com- Pabrik pengolahan daging terletak di Gutersloh dan dioperasikan oleh Grup Toennies. Pada tanggal 17 Juni, dilaporkan bahwa setidaknya 400 karyawan setelah di tes positif. Pada tanggal 19 Juni, total 803 kasus didiagnosis, dan pada tanggal 20 Juni, jumlahnya naik menjadi 1.029.

Untuk mengendalikan epidemi, pihak berwenang telah meminta Grup Toennies menunda operasi perusahaan. Perdana Menteri negara bagian North Rhine-Westphalia, Armin Laschet, memperingatkan sebelumnya bahwa setelah ledakan kasus yang dikonfirmasi di pabrik pengolahan Toennies, kota mungkin harus ditutup lagi.

Clemens Toennies, pemilik Grup Toennies, mengatakan pada konferensi pers pada tanggal 20 Juni lalu bahwa insiden infeksi grup ini membawa “krisis kelangsungan hidup” ke perusahaan. 

“Sebagai pemilik bisnis, saya sangat menyesal bahwa kami telah menyebabkan insiden seperti itu dan harus Bertanggung jawab penuh,” kata Clemens Toennies.

Kasus-kasus diagnosis telah sering dilaporkan oleh pengolah makanan di Jerman baru-baru ini. Operator-operator ini biasanya mempekerjakan pekerja migran dan membiarkan mereka tinggal di asrama perusahaan yang ramai.

Untuk mencegah gelombang baru wabah di Jerman, sebagian besar peristiwa berskala besar dilarang sampai akhir Oktober 2020 mendatang. Orang-orang diharuskan untuk menjaga peraturan jarak sosial dan memakai masker di toko-toko dan sistem transportasi umum, namun diharapkan operasi sekolah akan kembali normal setelah liburan musim panas. 

Keterangan foto: Otoritas kesehatan Jerman pada tanggal 20 Juni mengharuskan agar 6.500 karyawan dan keluarga mereka dari pabrik pengolahan daging Grup Toennies diisolasi. (Alexander Koerner / Getty Images)
Keterangan foto: Otoritas kesehatan Jerman pada tanggal 20 Juni mengharuskan agar 6.500 karyawan dan keluarga mereka dari pabrik pengolahan daging Grup Toennies diisolasi. (Alexander Koerner / Getty Images)
Keterangan foto: Otoritas kesehatan Jerman pada tanggal 20 Juni mengharuskan agar 6.500 karyawan dan keluarga mereka dari pabrik pengolahan daging Grup Toennies diisolasi. (Alexander Koerner / Getty Images)

hui/rp 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular