- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Jadi ‘Menantu’ di Pulau Terpencil ini, Diberi Mahar Kewarganegaraan Inggris, Anda Mau?

NTDTV.com

Tristan da Cunha adalah pulau terpencil di dunia. Butuh waktu sekitar 3 bulan oleh pengusaha paket ekspres untuk mengirim paket ke sana. Pulau hanya dihuni oleh sekitar 200 penduduk. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk terus menurun. Untuk memastikan jumlah penduduk dan keragaman gen, pemerintah Inggris sedang mencari “menantu” dengan membuka kesempatan kepada warga dunia untuk menjadi penduduk di pulau tersebut, dengan ‘hadiah’.  

Data menunjukkan bahwa Tristan da Cunha adalah kepulauan vulkanik yang terletak di Samudra Atlantik Selatan. Setidaknya sudah ada 20 tahun dikuasai oleh Inggris. Benua Afrika adalah daratan yang paling dekat dengan kepulauan tersebut, jaraknya “hanya” 2.400 km. 

Jadi tidak peduli dari negara mana Anda datang, perjalanan membutuhkan waktu yang lama. Kepulauan tersebut bagaikan Taman Firdaus yang terputus hubungannya dengan dunia. Karena itu pulau Tristan da Cunha juga dikenal sebagai kepulauan yang paling terpencil.

Meskipun jauh dari daratan dan transportasi sangat tidak nyaman, tetapi selama Perang Dunia II, berbagai negara mengalami krisis. Banyak kota hancur dalam pertempuran yang terjadi, tetapi kepulauan ini telah berkontribusi besar terhadap pemerintah Inggris selama periode khusus itu.

Pulau-pulau di sana menjadi stasiun pasokan minyak buat kapal-kapal perang dalam melanjutkan perjalanan. Pemerintah Inggris kemudian menempatkan seperangkat alat pemantauan untuk mengamati setiap gerak gerik musuh. Hal ini telah memainkan peran tidak kecil dalam membantu militer Inggris. Karena itu pemerintah Inggris menyediakan fasilitas yang baik untuk penduduk di kepulauan tersebut.

Gunung berapi di dekat Edinburgh meletus pada tahun 1961 menyebabkan bencana besar bagi penduduk kepulauan tersebut. Pemerintah Inggris mengirim bantuan untuk mengungsikan penduduk pulau, dan bahkan membantu mereka membangun pelabuhan baru, jalan, rumah sakit dan tindakan kehidupan dasar lainnya usai letusan gunung berapi. 

Untuk memfasilitasi penghuni pulau untuk berbelanja keperluan hidup, pemerintah Inggris telah secara khusus membuat kodepos guna memperlancar. Akan tetapi langkah itu tidak dapat mencegah penurunan jumlah penduduk di kepulauan itu, karena tinggal di sana harus menanggung semua jenis ketidaknyamanan, seperti kesulitan belanja online, dan minimnya fasilitas hiburan. Jadi populasi semakin berkurang.

[1]
Keterangan foto: Ilustrasi pesisir pulau. (Pixabay)

Selama bertahun-tahun penduduk di pulau ini hidup dengan mengandalkan penangkapan lobster di laut untuk dijual, terutama ke Amerika Serikat dan Jepang. Lobsternya sangat lezat, harganya juga sangat tinggi.

Badai dan cuaca lembab telah mengurangi jumlah penduduk di sini. Untuk menghindari perkawinan antar kerabat dekat dan meningkatkan keragaman genetik, pemerintah Inggris bahkan menemukan cara untuk merekrut sebanyak mungkin “menantu” laki-laki untuk meningkatkan populasi.

Jika Anda ingin bermigrasi ke sana, Anda dapat memperoleh tanah dan ternak secara gratis. Jika Anda menikah dan menetap dengan penduduk setempat, Anda juga dapat langsung memperoleh kewarganegaraan Inggris dan menikmati fasilitas kesejahteraan yang sama dengan warga negara setempat. Akan tetapi ‘iming-iming’ itu  tampaknya hasilnya tidak terlalu memuaskan.

Begitu Anda tiba di kepulauan ini hubungan dengan dunia luar hanya diandalkan pada komunikasi melalui telepon, yang  mungkin paling sulit dirasakan oleh kaum muda yang telah beradaptasi dengan jaringan internet. 

Banyak orang mengatakan bahwa ini mungkin masih memiliki sedikit daya tarik bagi para lansia yang sudah pensiun.

Saat ini, penduduk yang tersisa di kepulauan tersebut tinggal sekitar 200 orang. Dan dalam setahun hanya ada 60 hari disinggahi kapal. 

Jika Anda ingin bepergian, Anda harus transit terlebih dahulu ke Afrika Selatan. Ini benar-benar bukan cuma terisolasi dari dunia. Tapi dalam situasi ganas-ganasnya epidemi sekarang, mungkin Tristan da Cunha merupakan “Kuil Suci” yang dapat diandalkan bagi mereka yang berusaha untuk tidak terinfeksi virus komunis Tiongkok. Anda mau ? (sin/rp) 

Video Rekomendasi :