Ntdtv.com- Situasi epidemi di Beijing dilaporkan terjadi di luar dugaan.Hingga 21 Juni 2020, pejabat Komunis Tiongkok mengumumkan bahwa total ada 4 daerah “berisiko tinggi” di Beijing. Sebanyak 37 daerah berisiko sedang yang meliputi 10 distrik di Beijing.

Zhang Wenhong, direktur Departemen infektologi/Penyakit menular di Rumah Sakit Huashan yang Berafiliasi dengan Universitas Fudan, mengatakan dalam artikel yang dipostingnya di Weibo, bahwa penyebaran epidemi masih akan terjadi setidaknya sampai akhir tahun dan paruh pertama tahun depan.

Dalam sebuah wawancara dengan media lokal, Zhang Wenhong mengatakan bahwa epidemi di Beijing saat ini tidak dapat dianggap sebagai “gelombang epidemi kedua.” 

Situasi serupa di Beijing kemungkinan akan terjadi di kota-kota lainnya. Pakar ini mengatakan bahwa musim gugur dan musim dingin ini akan menghadapi tantangan epidemi yang sesungguhnya .

Wabah virus di Beijing tidak terkendali, kepala dari 5 distrik dan 8 rumah sakit diwawancarai. Saat ini, epidemi di Beijing telah menyebar ke Liaoning, Sichuan, Hebei, Zhejiang dan provinsi lainnya.

Epidemi di Beijing lebih parah daripada Wuhan? Beredar kabar pemerintah Pusat di Beijing sangat tidak senang dengan situasi Beijing saat ini.

Ahli Shanghai Zhang Wenhong mengakui pada tanggal 21 bahwa mirip dengan situasi di Beijing, itu mungkin terjadi di kota-kota lain di masa depan. (NICOLAS ASFOURI / AFP via Getty Images)

Pada 19 Juni, dalam tangkapan layar di Internet, seorang pejabat yang diduga dari internal Partai Komunis Tiongkok menceritakan kepada keluarganya : “Hari ini saya mengadakan 9 kali rapat, lalu…pokoknya sangat serius. Kamu anggap saja suasana Beijing saat ini seperti Wuhan pada Januari ketika itu, mungkin jauh lebih parah daripada Wuhan. Virus kali ini adalah virus baru dan sangat menular. Saya prediksi situasi Beijing kali ini sangat mengerikan. Yang penting usahakan semaksimal mungkin saja.” Demikian ungkapnya kepada anggota keluarganya

Ia mengatakan : “Permintaan kepada kami sekarang adalah bahwa masa perang telah dimulai. Persiapan pencegahan epidemi dan serangan balik telah disiagakan dalam pertempuran penuh. Distrik Fengtai menyembunyikan laporan tentang epidemi. Kami telah melaporkannya ke internal, dan dengar-dengar katanya pemerintah pusat sangat tidak senang.”

Pejabat yang diduga dari internal Partai Komunis Tiongkok  itu juga mengingatkan, “Sekarang tidak tahu apa pun tentang bagaimana jalur virus itu menular, yang pasti penyebaran virusnya sangat kuat. Sebaiknya berhati-hati, jangan keluar rumah, jangan berkumpul, cukup kembali dalam situasi seperti Januari dan Februari lalu.”

Pertama, dia bilang 9 kali rapat dalam sehari itu, hal ini mengindikasikan sosok orang ini mungkin seorang pejabat PKT, dan kemungkinan pejabat yang mengetahui hal itu.

Kedua, dia bilang situasi epidemi di Beijing “mungkin jauh lebih parah daripada Wuhan.” Situasi di Wuhan ketika itu tidak perlu kita ulang lagi pembahasannya. Dia mengatakan bahwa suasana Beijing saat ini sama dengan situasi Wuhan pada Januari lalu, bahkan mungkin lebih parah daripada Wuhan.

Ketiga, dia bilang virus kali ini adalah “virus baru, dan sangat menular.” Ini berarti, virus tidak hanya bermutasi, bahkan mungkin sama sekali tidak bisa dikenali lagi, sehingga sangat menular.

Keempat, dia bilang telah “sepenuhnya dalam kondisi siaga perang tingkat pertama.” 

Pemberitahuan  Partai Komunis Tiongkok kepada public adalah tanggap darurat virus tingkat 2. Akan tetapi orang ini mengatakan, itu adalah siaga perang tingkat 1. Ini menunjukkan bahwa Partai Komunis Tiongkok cenderung longgar di luar dan ketat di dalam. Ini juga sesuai dengan pernyataan berikut, “Distrik Fengtai menutupi laporan yang sebenarnya.”

Kelima, ia juga mengatakan dari laporan internal, “Pemerintah Pusat di Beijing sangat tidak senang.” Hal ini menunjukkan bahwa epidemi di Beijing itu sangat serius dan para pejabat senior di Beijing sangat tidak senang dengan situasi seperti itu.


Industri katering Beijing telah menjadi daerah yang terkena dampak parah, dan banyak restoran meledak karena infeksi. (NOEL CELIS / AFP via Getty Images)

Infeksi kluster di Beijing

Sejak 11 Juni 2020, Beijing terus melaporkan tambahan kasus baru virus Komunis Tiongkok yang dikonfirmasi. Dari 22 kasus baru yang dikonfirmasi pada 19 Juni, pasien termuda baru berusia 1 tahun. PepsiCo yang terkenal di dunia juga dilaporkan terinfeksi massal di pabriknya yang berada di Beijing pada 21 Juni lalu, setidaknya 8 orang dikonfirmasi. 

Saat ini, 87 orang yang mengadakan kontak dekat telah dikarantina, dan pabrik segera menghentikan produksi dan tutup sepenuhnya.

Industri makanan dan minuman di Beijing paling terpukul oleh epidemi ini, karyawan di sejumlah restoran dilaporkan terinfeksi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Beijing mengumumkan pada 19 Juni, bahwa 8 orang terinfeksi di salah satu restoran di Beijing. Akan tetapi tidak menyebut nama dan lokasi restoran.

Menurut informasi resmi, selain kasus di atas, setidaknya ada enam restoran di Beijing yang telah melaporkan infeksi kluster. Akan tetapi pejabat daerah setempat hanya mengumumkan jumlah karyawan restoran yang terinfeksi. Pejabat itu tidak melaporkan berapa banyak pengunjung yang terinfeksi oleh makanan.

Keterangan gambar : Sudah ada 18 rumah sakit di seluruh Tiongkok yang membantu Rumah Sakit Ditan (Baca : Ti Than) di Beijing. (Tangkapan layar video)

18 Rumah Sakit Mengirim Tim Medis ke Rumah Sakit Ditan (BACA : Ti Than)

Pemerintah daerah Distrik Changping, Tiongkok mengatakan pada 18 Juni lalu, bahwa Rumah Sakit Internasional Universitas Peking melaporkan satu kasus yang dikonfirmasi. Kasus itu yakni seorang perawat gawat darurat yang mengadakan kontak dekat dengan kasus yang dikonfirmasi pada tanggal 14 Juni di Distrik Haidian. Rumah sakit tersebut kini ditutup sepenuhnya.

Selain penutupan Rumah Sakit Universitas Peking, sudah ada 18 rumah sakit di seluruh Tiongkok yang mengirim tim medisnya ke Rumah Sakit Ditan di Beijing.

Wu Guoan, wakil direktur Rumah Sakit Ditan Beijing, mengatakan bahwa hingga 18 Juni, Rumah Sakit Ditan telah menerima 183 kasus yang dikonfirmasi.

Menurut informasi, Rumah Sakit Ditan telah membuka 758 kamar pasien. Media corong partai Komunis tiongkok, CCTV  mengatakan pada 19 Juni bahwa Markas Rumah Sakit Ditan menambahkan 1.070 kamar pasien. Rumah sakit itu mengirimkan 102 dokter dan staf medis dari 18 rumah sakit kota setempat. (Jon/asr)

Reporter Li Yun / Editor : Li Quan

Video Rekomendasi

Share

Video Popular