Epochtimes, Xu Jian- Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley  saat berpidato  kelulusan Naval War College Class  2020  mengatakan bahwa, pada tahun lalu ia bertolak ke Normandia, Prancis untuk merayakan ulang tahun ke-75 pendaratan Normandia.

Jenderal Mark Milley bertanya kepada para veteran yang berpartisipasi dalam Perang Dunia II, soal pelajaran apa yang harus dipelajari prajurit pada hari ini terkait Perang Dunia II. Para veteran berkata dengan air mata berlinang, “Jangan pernah terjadi lagi(Perang Dunia).”

Milley mengatakan bahwa tatanan internasional hari ini berada di bawah tekanan luar biasa. Sebagai contoh, ia menyatakan bahwa Komunis Tiongkok dan Rusia berusaha melemahkan tatanan internasional. Korea Utara mengancam Amerika Serikat, dan Iran mendukung terorisme.

Dia mengatakan: “Hari ini, tugas kita adalah untuk mencegah terulangnya perang kekuatan negara besar dan menjaga perdamaian di antara negara kekuatan besar.”

Milley mendorong para lulusan untuk memperhatikan tiga aspek untuk menjaga perdamaian dunia, yang pertama adalah untuk tetap waspada dan melihat tanda-tanda agresi di depan. Terutama ketika masyarakat Amerika sudah lelah dengan konflik atau sibuk dengan hal-hal lain. Momen ini  adalah kesempatan yang diyakini dapat dimulai oleh musuh.  

Bagaimana cara membedakan provokasi musuh? Milley mengatakan bahwa perilaku berbahaya musuh termasuk ekspansi militer yang cepat, kebijakan luar negeri yang radikal, ancaman ekonomi, pelanggaran norma-norma internasional, provokasi sentimen nasionalis, dan hasutan perang.

Yang kedua adalah untuk selalu mempertahankan tingkat kesiapsiagaan yang tinggi dan untuk menahan agresi musuh dengan kekuatan dan tekad .Jika penahanan itu tidak berhasil, militer AS harus siap untuk bertempur,  memenangkan perang dan memulihkan perdamaian.

Yang ketiga adalah untuk menilai kekuatan sekutu dan negara-negara mitra serta bekerja sama untuk menjaga tatanan internasional yang stabil. 

Ia berkata : “Ketika kita bersatu untuk mencapai tujuan keamanan bersama, itu adalah kesuksesan terbesar.”

VOA melaporkan bahwa para pejabat senior militer AS sebelumnya menyatakan bahwa konflik militer dengan Komunis Tiongkok tak dapat dihindari. Akan tetapi para perwira dan prajurit harus bersiap untuk kemungkinan pertempuran dengan Komunis Tiongkok.

Laksamana Michael Gilday, Kepala Operasi Angkatan Laut AS, mendesak para perwira dan prajurit untuk meninggalkan gagasan bahwa “Amerika Serikat dan Komunis Tiongkok tidak akan berbenturan dalam jangka pendek dan menengah” dan bersiap untuk berperang kapan saja. (Hui/asr)

Editor yang bertanggung jawab: Ye Ziwei #

Video Rekomendasi

Share

Video Popular