- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Pemain Biola Remaja Etnis Tionghoa yang Gemar Main Musik Klasik Menggemparkan Dunia

Epochtimes, oleh Li Yuan- BBC melaporkan bahwa seperti banyak anak lelaki berusia 12 tahun lainnya, Christian Li suka menonton ‘Harry Potter’, ‘Hobbit’ dan ‘Angry Birds, tetapi talentanya dalam bermain biola yang membedakan dirinya dengan anak-anak seusianya.

Ia berkata ketika  bermain biola,dirinya merasakan senang dan percaya diri, ia bisa mengungkapkan perasaan dirinya. 

Christian lahir di Melbourne, kedua orang tuanya berasal dari Tiongkok, ia mulai belajar main biola pada usia 5 tahun. Namun kedua orang tuanya tidak memiliki latar belakang musik.

Christian mengatakan Kedua ortunya tidak bisa memainkan alat musik, mereka tidak mengerti musik. Ibunya adalah seorang akuntan dan ayahnya adalah seorang insinyur.

Katherine Li, ibunya percaya bahwa bakat musik putranya itu berasal dari warisan keluarganya. “Saya percaya Christian mewarisi bakat musik kakeknya,” ujar ibunya. 

Katherine Li mengatakan putranya memiliki kemampuan mendengar yang sangat baik, ingatan musik yang kuat, dan antusiasme yang besar terhadap musik. Sang ibu mengatakan : “Beberapa guru musik yang membimbingnya selalu kagum terhadap bakat musiknya”.

“Saya hanya memainkan biola dengan sepenuh hati”

Pada saat berusia 10 tahun, Christian Li berhasil memenangkan hadiah pertama dalam Kompetisi Biola Pemuda Internasional Menuhin. Ia menjadi pemenang hadiah termuda sejak kompetisi ini didirikan pada tahun 1983.

Christian mengatakan benar-benar terkejut. Tidak terduga bisa memenangkan kompetisi yang bergengsi itu. Ia mengatakan tidak mempertimbangkan masalah menang, kecuali memainkan biola dengan sepenuh hati. 

Namun ia juga mengakui : “Saya sedikit gugup sebelum naik ke atas panggung, tetapi hilang setelah saya mulai memainkan biola”.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya selalu makan sebuah pisang sebelum naik ke atas panggung untuk menenangkan dirinya.

“Saya masih dapat bermain lebih bagus lagi”

Christian Li tidak tertarik dengan musik populer, sebaliknya, ia memiliki talenta untuk musik klasik. Pada tahun 2020, ia menjadi artis termuda yang menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman musik klasik ace Inggris ‘Decca Classics’. Karena cintanya pada musik klasik ia menamai album solo pertamanya ‘Fisherman’s Harvest Song’.

Christian Li menjelaskan ia memilih musik ini karena menghubungkan dirinya dengan tradisi (budaya) Tiongkok melalui musik. 

Dalam album perdana yang dirilis oleh Decca Classics untuk Christian Li, juga merekam lagu ‘La Ronde Des Lutins’ atau ‘Dance of the Goblins’ ciptaan komposer dan pemain biola Italia Antonio Bazzini. Lagu ini sangat sulit dimainkan dan membutuhkan keterampilan teknik yang tinggi.

Christian Li mengatakan bahwa sejak pertama kali mendengar lagu ini beberapa tahun yang lalu, dirinya langsung “jatuh hati” dan terdorong untuk belajar memainkannya.

Saat rekaman, Christian Li 2 kali memainkan lagu ini, “Yang kedua kalinya tidak berbuat kesalahan sedikitpun”.

Ia memberikan nilai 90 terhadap kemampuan dirinya dalam bermain biola. Ia mengatakan : “Saya masih dapat bermain lebih bagus lagi”.

Inilah sebabnya mengapa Christian Li menghabiskan waktu 4 jam setiap harinya untuk  berlatih main biola setelah pulang sekolah. Lebih banyak lagi waktu yang dihabiskan pada akhir pekan. Dia mengatakan dirinya sudah terbiasa berlatih main biola dengan cara ini dan sangat menikmatinya. Ia baru merasa lega kalau sudah berlatih.

Christian Li bercita-cita menjadi seorang pemain biola profesional dalam konser solo. Ia mengatakan dirinya suka bepergian dan bermain musik konser … ini adalah apa yang ingin ia lakukan”. Ia bersama kelompok pemain musik klasik, telah menjejakkan kaki di Gedung Opera Sydney sampai ke Carnegie Hall New York untuk pertunjukan musik klasik.

Namun, akibat penyebaran virus komunis Tiongkok atau pneumonia Wuhan, perjalanan dan konser ke luar negeri hampir semua dibatalkan.

“Jadwal pertunjukan konser saya di luar negeri sebenarnya telah dibatalkan sekarang, tentu saja membuat saya sedih”, “Saya rindu untuk jumpa penonton”, kata Christian Li. (Sin/asr)

Video Rekomendasi