- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Lebih dari 12 Juta Orang di 13 Provinsi, Terdampak Banjir Dahsyat di Tiongkok Selatan

Epochtimes, Xiao Lusheng- Sejak bulan Juni, badai hujan terus menerjang wilayah Tiongkok Selatan mengakibatkan banjir di sejumlah besar provinsi. Melansir laman media Tiongkok, informasi dari situs Departemen Manajemen Darurat Komunis Tiongkok, bahwa menurut statistik, sejak bulan Juni, banjir terjadi di bagian selatan Tiongkok, seperti di provinsi Guangxi, Guizhou, Hunan, Sichuan Jiangxi, dan 13 provinsi lainnya, daerah otonom dan kota. Banjir telah menyebabkan bencana terhadap 12,16 juta jiwa, 78 orang tewas atau hilang.

Akibat hujan lebat pada tanggal 27 Juni 2020 di provinsi Hubei,dan hingga 28 Juni,  menyebabkan bencana bagi 65.060 orang di Provinsi Hubei.

Hujan lebat di Kabupaten Mianning, provinsi Sichuan mulai tanggal 26 hingga 27 Juni 2020 lalu, menyebabkan 12 orang tewas, dan 10 lainnya hilang. 

Sampai pada tanggal 29 Juni, Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok telah mengeluarkan peringatan badai hujan selama 28 hari berturut-turut. Diprediksi badai hujan juga akan terjadi di provinsi Zhejiang, Anhui dan 11 provinsi lainnya.

12,16 juta orang terkena dampaknya di 13 provinsi

Situs Departemen Manajemen Darurat Komunis Tiongkok, juga menyebutkan bahwa banjir selain menyebabkan bencana terhadap 12,16 juta jiwa, 78 orang tewas atau hilang juga menginformasikan adanya 729.000 orang yang telah dievakuasi darurat. Sementara lebih dari 8.000 rumah ambruk dan 97.000 rusak dengan tingkat yang berbeda-beda. Kerugian ekonomi langsung ditaksir sekitar 25,7 miliar yuan.

Data rinci kejadian banjir, seperti hujan lebat yang kembali mengguyur Provinsi Hubei pada tanggal  27 Juni lalu. Dari statistik hingga 28 Juni pukul 13:00 waktu setempat, telah menyebabkan 650.600 orang terkena dampaknya. Ada 7005 orang dievakuasi. Area lahan pertanian yang terkena dampak mencapai 79,53 ribu hektar. Sekitar 3,35 ribu hektar gagal panen.

Sementara 55 rumah hancur, 454 rumah rusak dengan tingkat yang berbeda-beda. Kerugian ekonomi langsung sekitar 457 juta yuan di 7 kota yakni Prefektur, Distrik Kehutanan di Yichang, Xiangyang, Jingmen, Xiaogan, Huanggang, Enshi dan Distrik Kehutanan Shennongjia dan 24 kabupaten kota, distrik. 

Data curah hujan  mencapai lebih dari 200 mm di distrik Dongbao, kota Jingmen, Zhongxiang, Jingshan, Suizhou Guangshui, Suixian, Zengdu, Enshi Hefeng, Xuan’en, Kota Enshi, Jianshi, Dangyang, Yuan’an, Yiling, Wufeng, Dianjun dan 14 kabupaten, kota dan distrik lainnya.

Sementara curah hujan di seluruh provinsi mencapai 58,0 mm. Titik curah hujan maksimum adalah 338,5 mm di distrik Dongbao, kota Jingmen, Tiongkok.

Wilayah utara Kabupaten Mianning, Provinsi Sichuan diterjang badai hujan, dari 26 Juni pukul 18:00 hingga 27 Juni pukul 01:00 waktu setempat. Akibatnya total yang terdampak bencana  lebih dari 9.880 orang dari 2.100 rumah tangga di subdistrik Gaoyang, dan Area destinasi Lingshan.

Ada sekitar 7.705 orang dari 1.705 rumah tangga dievakuasi.  500 Hektar tanaman rusak, 280 rumah dari 80 rumah tangga hancur dan 2.300 dari 620 rumah tangga umumnya rusak.

Jalan raya sepanjang 10,5 kilometer rusak, 5 jembatan sepanjang 370 meter terputus oleh terjangan banjir. Tanggul sepanjang 1,5 kilometer rusak, dan saluran listrik sepanjang 3 kilometer rusak.

Hingga 28 Juni pukul 16:00 waktu setempat, 12 orang tewas dan 10 orang hilang akibat hujan lebat. Di antaranya ada 10 orang tewas dan 7 orang hilang di Kota Yihai, 2 orang tewas dan 3 orang hilang di subdistrik Gaoyang.

Hujan Badai Diprediksi Masih akan Terjadi di 11 provinsi Tiongkok

Pada tanggal 29 Juni pukul 10:00 waktu setempat, Pusat Meteorologi Nasional (NMC)Tiongkok kembali mengeluarkan siaga biru hujan badai. Beberapa daerah seperti Zhejiang, Anhui, Hubei dan 11 provinsi lainnya masih akan diterjang hujan badai, termasuk di Zhejiang, Jiangxi, dan Hunan. Pusat Meteorologi Nasional (NMC)Tiongkok telah mengeluarkan peringatan siaga biru hujan badai selama 28 hari berturut-turut.

Curah hujan deras pada tanggal 29 dan 30 Juni terkonsentrasi di Jiangnan utara dan barat daya timur. Curah hujan di Jiangnan akan melemah dari 1 Juli hingga 2 Juli, namun hujan badai masih akan terjadi di barat daya timur dan sebagian wilayah lainnya juga akan diterjang hujan badai. 

Dalam tiga hari ke depan, akan ada banyak hujan dan badai di Huaphei, Huanghuai, dan Dongphei. Selain hujan juga akan disertai dengan angin kencang, badai petir atau hujan es.

Pada tanggal  29 Juni 2020, akan terjadi hujan badai di  Zhejiang bagian tengah, selatan Anhui, tenggara Hubei, barat laut Jiangxi, Hunan utara, Guizhou utara, timur laut Yunnan, Sichuan selatan dan wilayah lainnya. 

Hujan badai disertai badai petir dan angin kencang juga akan terjadi di sebagian wilayah Jiangxi timur laut dan Hunan utara. 

Hujan badai juga akan mengguyur wilayah utara, Shanxi barat laut, Hebei barat dan selatan, Shandong barat dan tenggara. 

Selain itu, Mongolia tengah, Shanxi tengah dan timur, Hebei barat dan selatan, Heilongjiang tenggara, Jilin timur laut, Henan timur laut, Shandong barat dan sebagian wilayah lain juga akan diterjang hujan badai, badai petir, angin kencang atau hujan es tingkat 8 hingga 10. (Johny/rp)

Editor : Lin Congwen

Video Rekomendasi