- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Wanita di Tiongkok Hampir Tewas Setelah Pembuluh Darah di Otaknya Pecah Saat Menyanyikan Nada Tinggi di Sesi Karaoke, Tapi Apakah Itu Benar-Benar Mungkin?

Erabaru.net. Seorang wanita berusia 55 tahun di Tiongkok hampir tewas setelah pembuluh darah di otaknya pecah ketika mencoba menyanyikan nada tinggi di sesi karaoke. Tetapi apakah sesi karaoke yang intens benar-benar menyebabkan pembuluh darah di otak bisa pecah?

Wanita yang bermarga Zhang, sedang menghadiri sesi karaoke dengan keluarganya pada 5 Juni ketika dia mencoba untuk membawakan lagu dengan nada tinggi, lapor surat kabar di Tiongkok, Peninsula Morning Post.

[1]

Ketika dia mencoba untuk mencapai nada tinggi, Zhang tiba-tiba merasakan sakit kepala dan mual, mata silau dan dia mulai muntah. Dia segera dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Kota Dalian di mana CT scan dilakukan.

Hasil CT scan menunjukkan bahwa ada 2,5 milimeter aneurisma di otak wanita itu pecah sebelum dia menjalani operasi darurat dua jam yang menyelamatkan hidupnya.

Apa itu aneurisma? Aneurisma adalah tonjolan dalam pembuluh darah yang disebabkan oleh kelemahan pada dinding pembuluh darah, menurut National Health Service UK.

[2]

Ketika darah melewati pembuluh darah yang melemah, tekanan darah menyebabkan sebagian kecil pembuluh membesar seperti balon. Anggap saja seperti gelembung kecil yang tumbuh dari pembuluh darah.

Seringkali, aneurisma otak tidak menyebabkan gejala atau masalah kesehatan, menurut WebMD. Bahkan, Anda dapat menjalani seluruh hidup Anda tanpa mengetahui bahwa Anda memiliki aneurisma otak.

Namun, meskipun aneurisma otak yang tidak rusak tidak menghasilkan gejala, aneurisma yang lebih besar dapat “menekan jaringan otak dan saraf”, menurut Mayo Clinic.

Gejalanya meliputi:

Selain itu, ada juga kasus langka di mana aneurisma dapat tumbuh terlalu besar, bocor, atau meledak yang menyebabkan pendarahan di otak. Ini akan membutuhkan perawatan medis yang serius dan mendesak.

[3]

Ketika aneurisma meledak, gejalanya meliputi:

Dalam kasus Zhang, dokter mengatakan bahwa ada aneurisma di otaknya untuk waktu yang lama tanpa menunjukkan gejala apa pun. Dia mengatakan aneurisma telah berkembang karena tekanan darah tinggi dan diabetes Zhang. Sesi karaoke yang intens kemudian menyebabkan aneurisma meledak.

Jadi, untuk menjawab pertanyaan – apakah sesi karaoke yang intens atau menyanyikan lagu-lagu bernada tinggi menyebabkan pembuluh darah di otak meledak? Asalkan Anda tidak memiliki aneurisma otak yang sudah ada sebelumnya, jawabannya adalah, tidak.(yn)

Sumber: worldofbuzz

Video Rekomendasi: