- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Ladang Batu Mulia Longsor, 113 Tewas dan Ratusan Orang Terperangkap

Ntdtv, oleh Fu Yuanxi- Sebuah ladang batu mulia di Myanmar utara tiba-tiba longsor pada 2 Juli dini hariĀ  sekitar pukul 06.00 pagi lalu. Insiden tanah longsor itu tepatnya terjadi di Hpakant, wilayah bagian Kachin di Myanmar utara karena hujan lebat. Reruntuhan tanah langsung mengubur para pekerja yang sedang menambang batu mulia. Setidaknya 103 orang penambang telah tewas dan lebih dari 100 orang lainnya terperangkap. Regu penyelamat sudah ada di lokasi. Namun hujan lebat sempat mengguyur sehingga pekerjaan penyelamatan sementara dihentikan.

Pihak kepolisian Myanmar mengatakan, sehari sebelumnya pihaknya telah memperingatkan kepada seluruh penambang agar tidak melakukan kegiatan penambangan setelah turun hujan. AkanĀ  tetapi masih banyak pekerja yang mengabaikan peringatan tersebut.

New York Times mengutip ucapan seorang pejabat lokal melaporkan bahwa, saat ini setidaknya 103 orang telah diketahui tewas. Sementara lebih dari 100 orang lainnya masih terperangkap atau belum ditemukan.

Sebelumnya Dinas Penyelamatan Myanmar juga melaporkan bahwa sedikitnya ada 50 orang tewas. Sebagian media asing melaporkan korban tewas mencapai 62 orang, dengan sekitar 200 orang lainnya yang terperangkap dalam reruntuhan. Menurut seorang polisi, pekerjaan penyelamatan terpaksa dihentikan sementara karena hujan masih turun.

Pejabat Dinas Penyelamatan melaporkan bahwa tanah longsor yang fatal dan kecelakaan lainnya sering terjadi di daerah penambangan Hpakant akibat tidak dikelola dengan baik.

Laporan BBC menyebutkan bahwa, wilayah Hpakant memiliki tambang batu giok terbesar di dunia, dengan total nilai transaksi tahunan mencapai lebih dari USD. 30 miliar. Kecelakaan sering terdengar dari waktu ke waktu, karena area penambangan cukup curam. Tahun lalu saja tidak kurang dari 100 nyawa penambang melayang di wilayah itu. (sin/rp)

Video RekomendasiĀ