- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Perdana Menteri India Menarik Diri dari Weibo dan Membuang Foto Bersama Xi Jinping

Epochtimes, oleh Xu Jian- Setelah India melarang 59 aplikasi buatan Tiongkok seperti Weibo dan TikTok, apakah Modi akan kehilangan 240.000 orang penggemarnya di Weibo telah menarik perhatian luas.

Weibo adalah salah satu platform komunitas yang paling umum digunakan untuk penduduk daratan Tiongkok. Banyak pemimpin politik asing, pengusaha dan selebriti juga telah mendaftarkan akun resmi di Weibo. Mereka berharap melalui interaksi untuk mengurangi jarak mereka dengan netizen daratan Tiongkok.

Media India mempertanyakan apakah Modi akan memutuskan untuk menghapus akun Weibo-nya, mengingat ia memiliki banyak penggemar dan pernah menjadi “selebriti internet” di Tiongkok. 

‘The Print’ mengatakan dalam tajuk utama sebuah laporan bahwa larangan menggunakan Weibo akan membuat Modi kehilangan lebih dari 240.000 orang penggemar Tiongkok. Beberapa netizen India bertanya : “Akankah Modi sendiri bersedia menghapus akun Weibo-nya ?”

‘Economic Times’ melaporkan bahwa untuk menarik diri bagi seorang pemilik akun VIP Weibo, prosedur yang mesti dilalui akan lebih rumit, sehingga aplikasi penarikan diri Modi bisa tertunda.

Modi memposting total 115 pesan di Weibo. Melalui sejumlah upaya, baru menghapus sebanyak 113 postingan. 2 posting sisanya adalah fotonya bersama Xi Jinping. 

The Economic Times mengatakan bahwa sulit bagi pengguna Weibo untuk menghapus posting pesanan maupun foto dengan Xi Jinping, tetapi setelah beberapa “usaha”, akhirnya berhasil juga.

Pada 30 Juni, media ‘Quartz India’ melaporkan bahwa akibat ketegangan yang terjadi di daerah perbatasan Tiongkok – India, Modi memposting berita di Weibo pada 19 Juni dengan maksud  menjelaskan situasi di perbatasan Tiongkok – India, tetapi pesannya itu dihapus oleh pengawas jaringan komunis Tiongkok.

Dalam situasi ketegangan yang terus meningkat, India pada 29 Juni telah memblokir peredaran 59 aplikasi yang dikembangkan Tiongkok di India dengan alasan demi keamanan nasional. Ke-59 Aplikasi itu termasuk Weibo, TikTok, WeChat, UC Browser, aplikasi berbagi file, ShareIt, dan CamScanner.

India percaya bahwa aplikasi buatan Tiongkok ini berpotensi merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan nasional India, keamanan nasional dan ketertiban umum. (Sin/asr)

Video Rekomendasi