- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Sejumlah Negara Bagian AS Tangguhkan Pelonggaran Lockdown, Airbus Mem-PHK 15.000 Orang Karyawan

Ntdtv, oleh Qiao An- Pada 30 Juni 2020, jumlah kasus infeksi yang telah dikonfirmasi di Amerika Serikat dalam sehari mencapai 47.000 kasus. Angka itu memecahkan rekor tertinggi baru. Kota New York terpaksa menangguhkan  rencananya untuk membebaskan restoran untuk menerima tamu yang datang makan mulai 6 Juli. Setidaknya ada 19 negara bagian lainnya juga menunda atau membatalkan rencana untuk memutar kembali roda ekonomi mereka.

Presiden AS Trump pada hari Selasa memberikan pesan dalam cuitannya yang berbunyi, dengan melihat penyebaran wabah di seluruh dunia dan menimbulkan kerusakan luar biasa terhadap Amerika Serikat, ketika ditelusuri kembali ke sumbernya maka kemarahan kepada komunis Tiongkok semakin memuncak.

Namun, masih ada kabar baik dari ekonomi AS. Menurut data terbaru dari American Economic Consultative Conference, indeks kepercayaan konsumen AS pada bulan Juni melonjak dari 85,9 pada bulan Mei menjadi 98,1, ini jauh melebihi ekspektasi ekonom yang hanya 91.

Sedangkan data ekonomi yang positif dan uji coba vaksin yang optimis juga telah menyebabkan pasar saham AS meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Lembaga Penelitian Ekonomi Jerman (IFO) pada hari Rabu 1 Juli menunjukkan, bahwa ekonomi Jerman akan pulih secara bertahap dan diperkirakan dapat kembali ke level tahun lalu pada akhir tahun 2021.

Namun, industri penerbangan global justru yang paling terpukul akibat pandemi komunis Tiongkok tersebut. Mungkin sulit untuk pulih dalam satu atau dua tahun ke depan. Karena penurunan tajam dalam permintaan pesawat, perusahaan raksasa pembuat pesawat Prancis Airbus berencana untuk memberhentikan 15.000 orang karyawannya di seluruh dunia, rencana PHK akan dilaksanakan pada tahun 2021.

Berita mengenai PHK Airbus ini telah mempengaruhi berbagai negara, pemerintah Perancis dan Spanyol telah mengindikasikan bahwa mereka akan bernegosiasi dengan perusahaan Airbus untuk mempertahankan sebanyak mungkin lapangan kerja.

Pada 1 Juli, Tokyo Disneyland kembali dibuka untuk umum setelah 4 bulan tutup usaha gegara pandemi komunis Tiongkok. Pada saat yang sama pihak Disneyland juga memperkuat langkah-langkah pencegahan penularan,  dengan memastikan social distancing berjalan dengan baik. Selain itu, membatasi jumlah wisatawan yang masuk hingga kurang dari 50% dari periode normal. (Sin/asr)

Video Rekomendasi