- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Komunis Tiongkok Usung ‘6 Persiapan’ untuk Mengatasi Perubahan Lingkungan Eksternal

Ntdtv, oleh Chang Chun- Pada 3 Juli 2020, media corong Partai Komunis Tiongkok ‘Global Times’ menerbitkan artikel Zhou Li, seorang mantan wakil menteri Departemen Penghubung Internasional Partai Komunis Tiongkok atau International Liaison Department of the Communist Party of China, yang mengklaim bahwa epidemi virus komunis Tiongkok telah memberikan dampak negatif kepada dunia. Adapun faktor-faktor yang tidak pasti meningkat secara signifikan, karena itu komunis Tiongkok perlu mempersiapkan setidaknya 6 langkah untuk menghadapi perubahan lingkungan eksternal.

Keenam persiapan utama ini meliputi : Memburuknya hubungan Tiongkok – AS dan masih meningkatnya perselisihan antar mereka. Menyusutnya permintaan eksternal, terputusnya rantai industri dan pasokan, normalisasi epidemi virus, pemisahan mata uang Tiongkok dengan dolar AS, krisis pangan global dan kebangkitan apa yang disebut pasukan teroris internasional.

Tang Jingyuan, komentator politik yang saat ini hijrah ke Amerika Serikat mengatakan : “Keenam persiapan ini sebenarnya adalah krisis besar yang dihadapi komunis Tiongkok. Mengapa komunis Tiongkok menunjuk Zhou Li yang pensiunan wakil menteri untuk tampil untuk menyampaikan kepada masyarakat kekhawatiran ini ? Ini adalah cara halus pemerintah komunis Tiongkok mengakui adanya hadangan di depan jalan yang sulit dilalui. Sedangkan komunis Tiongkok menganggap perlu lebih awal menyampaikan peringatan kepada seluruh pihak baik pejabatnya maupun masyarakat”.

Tang Jingyuan mengatakan bahwa Zhou Li, secara khusus menyebutkan normalisasi epidemi dan bahwa virus komunis Tiongkok akan hidup berdampingan dengan manusia untuk waktu yang lama. Ini hanya menunjukkan bahwa pejabat daratan Tiongkok, kurang yakin dapat mengatasi epidemi di dalam negeri. Sedangkan hasil pengembangan vaksin yang mereka lakukan kurang ideal.

Tang berkata : “Banyak orang menaruh harapan pada vaksin dan mengandalkan jenis obat khusus untuk mengatasi wabah. Terhadap hal ini, saya pikir angin yang ingin dihembuskan oleh pemerintah adalah bahwa pemerintah pun setidaknya pada saat ini masih pesimis terhadap hasil usaha mereka.”

Tang Jingyuan menganalisis bahwa enam krisis besar ini akan membawa dampak yang tidak terduga pada masyarakat Tiongkok. Partai Komunis Tiongkok tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan salah satu dari krisis ini. Tetapi, sepertinya akan mengalihkan perhatian dan menipu opini publik dengan memprovokasi secara internasional.

Tang Jingyuan mengatakan : “Enam krisis utama saat ini dapat dikatakan bahwa itu semua tidak dapat dipecahkan oleh komunis Tiongkok. Oleh karena itu, mereka kemungkinan akan mengatasi dengan cara lain, yaitu, mereka akan tampil dengan sikap lebih provokatif dan lebih agresif di depan komunitas internasional”.

Versi pendek dari artikel Zhou Li pertama kali diterbitkan pada 22 Juni 2020 di China Social Science Journal, sebuah jurnal yang dikelola dan diawasi Akademi Ilmu Sosial Tiongkok. Artikel tersebut dengan jelas menyatakan bahwa kita harus mempersiapkan kebangkitan pasukan kontra-terorisme internasional. Ini mengundang tawa dari sejumlah netizen. 

Netizen menggoda : Ini jelas menunjukkan bahwa Partai Komunis Tiongkok sendiri adalah kekuatan teroris, sehingga mengkhawatirkan kebangkitan pasukan anti-teror, lalu biarkan kekuatan anti-teror bangkit kembali dengan lebih keras !

Frank Tian Xie, seorang profesor di Aiken School of Business di University South Carolina mengatakan : “Partai Komunis Tiongkok pada dasarnya telah mencapai konsensus secara internal, yaitu, mereka telah jatuh ke dalam lembah putus asa. Kemunduran lingkungan eksternal yang mereka maksudkan adalah bahwa masyarakat internasional pada dasarnya menganggapnya sebagai organisasi teroris yang jahat”.

Namun, laporan ‘Global Times’ kemudian mengubah untuk mempersiapkan kebangkitan pasukan kontra-terorisme internasional, menjadi untuk mempersiapkan kebangkitan pasukan teroris internasional.

Zheng Haochang, seorang komentator di Amerika Serikat mengatakan : “Artikel ini menunjukkan bahwa para petinggi Partai Komunis Tiongkok telah membuat rencana terburuk atas pengenaan sanksi keuangan AS, akibat penerapan UU Keamanan Nasional versi Hongkong dan setelah terjadi decoupling secara menyeluruh. Artinya, mereka bukan tidak tahu soal ancaman serius yang sedang dihadapi, tetapi masih bersikeras untuk menjalankannya. Dengan demikian, pertempuran yang menentukan antara komunis Tiongkok dengan Amerika Serikat hampir tak terhindarkan.

Analisa dari Zheng Haochang menyebutkan, bahwa dilihat dari artikel Zhou Li, komunis Tiongkok berpikir bahwa sial-sialnya kembali pada sistem negara tertutup dan mengandalkan dukungan pasar domestik untuk bertahan hidup. Tetapi itu jelas salah. Dikarenakan zaman sudah berubah, ini bukan lagi masa lalu. Penjarahan terhadap kekayaan rakyat oleh komunis Tiongkok melemahkan daya konsumsi masyarakat ke titik terendah, ditambah dengan ketidakseimbangan serius dalam struktur ekonomi disebabkan oleh ketergantungan yang tinggi pada ekspor dan infrastruktur. Adapun ekonomi Tiongkok sudah sulit untuk berputar haluan. Dapat atau tidaknya komunis Tiongkok menangani turbulensi internal seperti itu, adalah masalah besar. Belum lagi sanksi kuat yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.

Penyembunyian situasi epidemi di daratan Tiongkok yang disengaja oleh pemerintah, menyebabkan wabah mengglobal, sehingga komunis Tiongkok dikutuk dan dikejar membayar kompensasi oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain. 

Selain itu, komunis Tiongkok tanpa malu-malu mengingkari komitmen Satu Negara Dua Sistem dan memaksa undang-undang kontroversial diberlakukan di Hongkong, juga menimbulkan kecaman keras komunitas internasional.

Beberapa hari yang lalu, Penasihat Keamanan Nasional AS O’Brien menegaskan bahwa Partai Komunis Tiongkok tidak sama dengan Tiongkok, juga bukan rakyat Tiongkok.

 Era orang Amerika yang secara pasif dan naif memperlakukan Partai Komunis Tiongkok, sudah berakhir. Dan, Amerika Serikat sekarang sedang mengambil tindakan tegas untuk memboikot partai jahat ini. (Sin/asr)

Video Rekomendasi