Erabaru.net. Seorang pria yang memamerkan gaya hidupnya yang mewah di Instagram telah dituduh mencuri ratusan miliar dari perusahaan besar melalui kejahatan dunia maya.

Ramon Abbas, yang tinggal di Palazzo Versace eksklusif di Dubai, UEA, secara teratur memamerkan jet pribadi, pakaian desainer terkenal, dan mobil mewah kepada 2,5 juta pengikutnya di Instagram, di mana ia menggunakan nama Ray Hushpuppi.

Rupanya Abbas memiliki begitu banyak uang sehingga ia dapat membuangnya seperti confeti (potongan keratas) , yang persis seperti yang ia lakukan dalam satu video, dan dia mengklaim mendapatkan uangnya melalui bekerja sebagai pengembang real estat.

Sementara kekayaanya yang luar biasa mungkin telah membuat orang ingin memasuki bisnis di real estat sendiri, namun, dalam pernyataan tertulis dari FBI menuduh kekayaan Abbas sebenarnya berasal dari skema peretasan yang digunakan untuk mencuri jutaan dari perusahaan di AS dan Eropa.

Meskipun dia melakukan kejahatan dengan peretasan, yang berarti dia ahli dalam teknologi komputer, tapi tampaknya pria itu tidak menyadari bahwa dia sedang membongkar kasus dirinya sendiri dengan setiap postingan di media sosial.

Dalam pernyataan tertulis, yang dikutip oleh CNN, pihak berwenang menjelaskan bagaimana akun media sosialnya memberikan informasi yang mengkonfirmasi identitasnya dan menyebabkan penangkapannya.

Mereka memperoleh email dan nomor telepon dari Instagram-nya, dan berhasil menautkannya dengan transaksi keuangan dan transfer dengan orang-orang yang diyakini FBI adalah rekan konspiratornya.

Di tempat lain, catatan Apple dan Snapchat Abbas mengkonfirmasi identitasnya, alamat dan komunikasinya dengan tersangka lain.

Sebuah pos yang dibagikan pada hari ulang tahun Abbas membantu penyelidik memverifikasi tanggal lahirnya, yang terdaftar pada aplikasi visa AS sebelumnya.

Abbas, yang berasal dari Nigeria, diyakini telah memimpin jaringan global yang menggunakan intrusi komputer, skema kompromi email bisnis dan pencucian uang untuk mencuri ratusan miliar.

Dalam sebuah posting di Facebook, Polisi Dubai menyatakan mereka menyita hampir 41 juta dollar (sekitar Rp 593 miliar), 13 mobil mewah senilai 6,8 juta dollar (sekitar Rp 98 miliar) , dan bukti telepon dan komputer.

FBI thanks Dubai Police for arresting and extraditing "Hushpuppi” and "Woodberry" The Director of the Federal Bureau…

Dikirim oleh Dubai Police – Official Page pada Kamis, 02 Juli 2020

Penyelidik Uni Emirat Arab menangkap Abbas bulan lalu sebelum menyerahkannya ke agen FBI yang menerbangkannya ke Chicago, AS, pada 2 Juli.

Abbas segera dipindahkan ke Los Angeles, tempat surat pengaduan diajukan, untuk menghadapi tuduhan berkonspirasi untuk mencuri ratusan miliar dari jutaan orang melalui skema kejahatan dunia maya.

Abbas adalah satu dari 11 orang yang ditangkap sehubungan dengan kejahatan tersebut, dan penyelidik menemukan alamat email hampir dua juta kemungkinan korban di telepon, komputer dan hard drive.

View this post on Instagram

What y’all think about my new bespoke black badge Rolls-Royce Wraith? Lol. This post is to everyone who has been made to feel low about themselves, to those who has been told will never amount to anything, to those who has been looked down upon, I want you to know today that as long as you don’t see yourself as low as they make you seem, as long as you have a valid dream and work hard, and most importantly if you believe in God, you can achieve anything and everything. This post is specially dedicated to all Hushpuppi fans worldwide, to those who don’t know me and has defended and supported me in anyway or the other, to my real friends JJ, Rawflesh, OvaWise, Debo Bentley, SK, Hp and S.p of Ghana and all those that I can’t mention, God bless you all. Make una repost and congratulate me o make my success loud pass my failures and shortcomings 🤣 #RollsRoyce #Bentley #Wraith #Bentayga #BlackBadge #Versace m

A post shared by HUSHPUPPI (@hushpuppi) on

Berbicara tentang kasus ini dalam sebuah pernyataan, Jaksa AS, Nick Hanna mengatakan:

“Kasus ini menargetkan pemain kunci dalam konspirasi transnasional besar yang menjalani gaya hidup mewah di negara lain sementara diduga menyediakan tempat berlindung yang aman untuk uang curian di seluruh dunia.”

Sidang obligasi Abbas dijadwalkan berlangsung hari ini, 13 Juli. Jika dinyatakan bersalah melakukan pencucian uang, ia bisa menghadapi tuntutan 20 tahun penjara. (yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular