Theepochtimes.com- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan akan mendukung negara-negara di seluruh dunia yang mengakui bahwa Tiongkok melanggar klaim teritorial hukum negara-negara tersebut — atau klaim maritim. Hal demikian disampaikan oleh Mike Pompeo kepada wartawan pada tanggal 15 Juli 2020.

Mike Pompeo di sebuah konferensi pers, merujuk pada 10 anggota negara ASEAN berkata : “Kami akan pergi memberi bantuan kepada negara-negara tersebut semampu kami, baik badan-badan multilateral, apakah itu di ASEAN, apakah itu melalui tanggapan hukum, kami akan menggunakan semua cara semampu kami.”

Amerika Serikat pada tanggal 13 Juli menolak klaim Tiongkok atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan, menuai kritik dari rezim Tiongkok. Yang mana, mengatakan posisi Amerika Serikat menimbulkan ketegangan di kawasan tersebut, menyoroti masalah hubungan yang kian meningkat.

Pernyataan itu mencerminkan untuk pertama kalinya Amerika Serikat mengambil sikap atas klaim Tiongkok terhadap Laut China Selatan adalah “sepenuhnya melanggar hukum.”

Amerika Serikat telah lama menentang klaim teritorial Tiongkok yang luas di Laut China Selatan, mengirimkan kapal perang secara teratur melalui perairan yang strategis itu untuk menunjukkan kebebasan navigasi di sana. Komentar pada tanggal 13 Juli itu mencerminkan nada yang lebih keras.

Sementara Tiongkok mengklaim 90 persen potensi Laut China Selatan yang kaya energi, Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga mengklaim bagian tersebut.

Pada 15 Juli, juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang, berkata sebagai tanggapan atas retorika Amerika Serikat yang keras di kawasan tersebut, Vietnam menyambut setiap pandangan mengenai Laut Tiongkok Selatan yang sesuai dengan hukum internasional.

“Kedamaian, stabilitas, kerja sama, dan pembangunan di Laut Tiongkok Selatan adalah aspirasi dan tujuan bersama negara-negara di kawasan ini dan masyarakat internasional.”

(Vivi/asr)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular