HK.epochtimes.com- Pada saat pemerintah Partai Komunis Tiongkok memobilisasi secara nasional untuk “mengencangkan ikat pinggang” alias hidup prihatin, dokumen internal pemerintah daerah yang diperoleh grup media The Epoch Times menunjukkan bahwa gaji dan perlengkapan untuk biro keamanan publik Partai Komunis Tiongkok terus meningkat. 

Berbagai departemen pemerintah daerah setempat juga menyediakan “jaminan dana” untuk personel keamanan publik.

Dalam beberapa tahun terakhir, karena serangan internal dan eksternal dari krisis ekonomi, korupsi sistematis, dan perang perdagangan, keuangan Partai Komunis Tiongkok  semakin merosot. 

Pendapatan fiskal tahun ini telah turun sebanyak dua digit. Menjalani “kehidupan yang ketat” telah menjadi slogan di lingkungan pejabat setempat.

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang bahkan menekankan dalam laporan pemerintahnya pada Mei lalu, bahwa pemerintah di semua tingkatan harus benar-benar menjalani kehidupan yang ketat. Pengeluaran yang tidak mendesak harus dikurangi lebih dari 50%.

Pemerintah Kota Baoding Tingkatkan Dana untuk Jajaran Kepolisian, dan Polisi Tidak Perlu Hdup Prihatin

Media “The Epoch Times” secara eksklusif memperoleh dokumen internal dari pemerintah kota Baoding yang diedarkan pada 20 Mei ke setiap distrik. Dokumen itu terkait rencana pemerintah kota Baoding untuk meningkatkan dana pengeluaran bagi kantor kepolisian era baru yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Baoding. 

Dari bocoran dokumen itu ditemukan bahwa biro keamanan publik Partai Komunis Tiongkok bukan hanya tidak perlu menjalani “hidup yang ketat”, namun pada dasarnya dalam kondisi keuangan yang selalu siap dikucurkan. 

Dokumen tersebut mengatakan bahwa untuk mengimplementasikan terkait wacana peningkatan dana bagi kantor kepolisian era baru akhir tahun lalu, Pemerintah Kota Baoding meluncurkan rencana implementasi “Tiga Konstruksi dan Tiga Peningkatan”. 

Tujuan utama rencana itu adalah untuk membangun infrastruktur dan peralatan polisi, serta membangun sistem pendanaan dan jaminan peralatan jangka panjang. Dengan kata lain, dana yang dibutuhkan selalu siap tersedia.

Keterangan foto: Dokumen internal pemkot Baoding, provinsi Hebei yang diperoleh The Epoch Times. (The Epoch Times)

Dokumen itu juga menyebutkan  Pemerintah Kota Baoding terlebih dulu membentuk kelompok kepemimpinan kerja yang relevan. Wakil walikota Baoding, serta pemimpin dari hampir semua departemen yang berwenang seperti Biro Keamanan Publik, Biro Urusan Sipil, Biro Konstruksi Perumahan, Biro Keuangan, dan Komisi Pengembangan dan Reformasi akan berpartisipasi dalam kelompok ini. 

Dokumen itu juga mengusulkan membangun dan mengoptimalkan infrastruktur dan perlengkapan sarana polisi dengan menyelesaikan tempat kantor polisi. 

Mengenai bagaimana membangun sistem pendanaan jangka panjang dan jaminan peralatan, dokumen itu mengusulkan Biro Keuangan Kota dan departemen lain harus sepenuhnya menjamin dana untuk departemen keamanan publik. Disamping itu juga memberikan prioritas pada kantor polisi berupa kendaraan dan sarana polisi. Misalnya saja menyediakan mobile terminal dan body camera / video yang dikenakan di tubuh atau kamera tubuh pada setiap anggota polisi. 

Terkait upah, tunjangan, alokasi peralatan, dan pengeluaran lain untuk setiap personil, dokumen itu mengusulkan agar dimasukkan dalam jaminan anggaran keuangan dua tingkat kota dan kabupaten, yaitu dibayar sepenuhnya oleh masyarakat atau pembayar pajak. 

Dalam “Laporan Kerja Pemerintah Kota Baoding 2020”, Pemerintah Kota Baoding menyatakan, dengan teguh menetapkan gagasan hidup yang ketat. Menggunakan sumber daya keuangan yang terbatas untuk pembangunan dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat, dan menggunakan kehidupan yang ketat pemerintah sebagai pengganti untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Komentator Li Linyi mengatakan bahwa dokumen-dokumen yang dibeberkan media The Epoch Times menunjukkan bahwa peningkatan sarana kepolisian kota Baoding bertentangan dengan pernyataan “hidup yang ketat.”

Keterangan foto: Dokumen internal pemkot Baoding, provinsi Hebei yang diperoleh The Epoch Times. (The Epoch Times)

Risiko Utang Partai Komunis Tiongkok Mengkhawatirkan

Meskipun dalam dokumen Partai Komunis Tiongkok menyebutkan bahwa biro keamanan publik tidak perlu hidup ketat. Namun itu tidak berarti bahwa keuangan Partai Komunis Tiongkok benar-benar memiliki uang untuk menopang biro keamanan publik dan meningkatkan stabilitas serta kontrol ketat terhadap rakyat Tiongkok.  

Sebenarnya, dokumen internal pemerintah daerah setempat yang diperoleh The Epoch Times telah membocorkan krisis keuangan Partai Komunis Tiongkok yang tidak berkelanjutan.

Misalnya, laporan keuangan Chongqing Second People’s Hospital atau Rumah Sakit Rakyat Kedua Distrik Jiulongpo, Chongqing yang diperoleh The Epoch Times kali ini. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Rumah Kedua Distrik Jiulongpo berada di ambang kebangkrutan dan situasi keuangannya sangat mengkhawatirkan.

Berdasarkan total aset dan data liabilitas atau hutang rumah sakit kedua Distrik tersebut dari 2017 hingga 2019 dapat diketahui, rasio aset-liabilitas rumah sakit rakyat kedua distrik itu dalam tiga tahun terakhir masing-masing adalah 84,5%, 87,8%, dan 89,5%.

Rasio utang terhadap aset = total liabilitas / total aset × 100%, juga dikenal sebagai rasio utang dalam operasional. Rasio utang terhadap aset mendekati 100%, yang mengindikasikan hampir insolvensi atau ketidakmampuan seseorang atau badan untuk membayar utang tepat pada waktunya. 

Namun, data kunci yang benar-benar membocorkan krisis darurat rumah sakit rakyat kedua Distrik Jiulongpo adalah utang jangka pendek dan menengahnya.

Menurut laporan itu, total aset Rumah Sakit Rakyat Kedua Distrik Jiulongpo dalam tiga tahun terakhir masing-masing adalah 139.518 yuan, 127.280,7 yuan, dan 137.389,700 yuan. Total utang masing-masing adalah 117.884,900 yuan, 111.750, 6 yuan, dan 122.946,5 yuan.

Sementara utang jangka panjang di antaranya hanya 525.700 yuan, 400.000 yuan, kurang dari 0,5% dari total utang.

Dengan kata lain, apa yang lebih buruk daripada kenaikan berturut-turut dalam rasio utang terhadap aset adalah bahwa utang jangka pendek dan menengah menyumbang lebih dari 99,5% dari total utang setiap tahun. 

Ini berarti bahwa lebih dari 99,5% hutang Rumah Sakit rakyat Distrik Jiulongbo perlu segera dilunasi atau dalam waktu dekat, ini jauh melampaui pendapatan dan solvabilitas rumah sakit. 

Situasi keuangan Rumah Sakit Kedua Distrik Jiulongpo adalah miniature atau lambang pemerintah daerah setempat Partai Komunis Tiongkok.

Laporan eksklusif media the Epoch Times sebelumnya, pernah memaparkan sejumlah dokumen internal Komisi Kesehatan Partai Komunis Tiongkok.

Dokumen itu mengungkapkan bahwa krisis utang tersembunyi rezim Partai Komunis Tiongkok telah sedemikian parahnya hingga rumah sakit umum pun akan jatuh bangkrut setiap saat oleh tekanan utang. Sementara Partai Komunis Tiongkok tidak memiliki solusi yang efektif.  

Johny /rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular