Epochtimes, oleh Chen Ting- Laporan The Hindu menyebutkan, kelompok pemrotes India memegang bendera dan beragam slogan di depan Konsulat Tiongkok, Amerika Serikat pada hari Minggu 19 Juli 2020 lalu. Mereka  meneriakkan slogan “Jatuhkan Komunis Tiongkok.”

Para pengunjuk rasa juga mengecam bahwa corona virusKomunis Tiongkok  telah membunuh ratusan ribu orang di seluruh dunia dan membuat ekonomi global terhenti.

Manoj Sreenilayam, seorang aktivis sosial, mengatakan: “Kami mengutuk Tiongkok (Komunis Tiongkok) karena menyerang, menjarah dan membunuh di wilayah Ladakh di India sementara dunia sibuk menangani pandemi.”

“Dalam beberapa dekade terakhir, Tiongkok (Komunis Tiongkok) terus menggertak India dan negara-negara kecil lainnya,” komentar aktivis sosial lainnya, Mahindra Sapa.

Sapa mengatakan bahwa di Laut China Selatan, Komunis Tiongkok secara ilegal menduduki tanah dan pulau-pulau negara lain, dan telah membunuh 20 tentara India. “Kami dengan ini memanggil dan mendesak dunia untuk melakukan eskalasi horizontal dan secara ekonomi terpisah dari Tiongkok,” seru  Mahindra Sapa.

Eskalasi horizontal berbeda dari eskalasi vertikal, yaitu, tanpa menyebabkan konflik militer tertentu atau menggunakan senjata destruktif, mendapatkan keuntungan melalui metode politik, ekonomi, diplomatik, militer dan lainnya, seperti blokade ekonomi atau penyitaan aset luar negeri, dan lain-lain. Hindari eskalasi vertikal menjadi perang skala penuh.

Perwakilan protes damai termasuk berbagai jenis organisasi budaya India dari Maryland, Virginia, dan Washington, DC. Yang paling terkenal di antaranya adalah Asosiasi Kerala Washington Raya, Sahabat Kuil Durga, Kelompok Budaya Tamil, dan Asosiasi Budaya India di Kabupaten Howard.

“OCI Group 23” yang baru-baru ini didirikan di New York juga mengirim perwakilan untuk berpartisipasi dalam protes. Organisasi ini terdiri dari orang-orang dari 23 negara yang memiliki sengketa wilayah dengan Tiongkok.

Organisasi itu mengadakan webinar tentang imperialisme Komunis Tiongkok pekan lalu. Gautam Bambawale, mantan duta besar India untuk Tiongkok, dan Dr Mehta, mantan ketua Komisi Sekuritas dan Pertukaran India, berbicara pada pertemuan tersebut.

Dalam beberapa minggu terakhir, warga India-Amerika di banyak kota besar di Amerika Serikat secara damai memrotes Komunis Tiongkok.

Di antara mereka, ada Dr. Bharat Barai dari India-Amerika yang terkenal di Times Square, New York, di mana anggota komunitas Tibet juga mengutuk Komunis Tiongkok.

Demikian berita ET News hari ini. Terima kasih telah menonton, dan silakan subscribe channel ini dan bagikan ke teman-teman Anda. Jika Anda memiliki opini, silakan beri komentar di bawah ini. Sampai jumpa. 

Editor yang bertanggung jawab: Ye Ziwei #

hui/rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular