Epochtimes, oleh Xu Jian- Pada hari Senin, 20 Juli lalu dalam wawancara dengan Fox News, mantan kepala ahli strategi Gedung Putih,  Steve Bannon mengatakan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah merumuskan “rencana perang” lengkap dengan jurus-jurus untuk membubarkan Partai Komunis Tiongkok.

Rencana awalnya adalah tindakan yang “defensif” dalam menghadapi Partai Komunis Tiongkok, kemudian dengan tindakan yang “ofensif” untuk menghancurkan partai jahat tersebut.

“Anda akan melihat rencana tempur yang komprehensif, yaitu bertahan terlebih dahulu, kemudian mengalahkan Partai Komunis Tiongkok dan mengekspos kebohongan mereka,” kata Bannon. 

Bannon juga mengungkapkan bahwa “rencana perang” melawan Partai Komunis Tiongkok ini mencakup Amerika Serikat mendukung India dalam konflik perbatasan Tiongkok dengan India.

Menurut Bannon, “Komite Perang”  Presiden Trump telah merancang rencana “Empat Penunggang Kuda dalam Kitab Wahyu untuk Partai Komunis Tiongkok.” 

Mereka yang disebut sebagai 4 ksatria itu adalah Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, Robert O’Brien, Direktur FBI Christopher Wray, Sekretaris Negara Mike Pompeo, dan Jaksa Agung William Barr.

Dalam tiga minggu terakhir, “keempat ksatria” telah menyampaikan 3 pidato bernada keras  terhadap Partai Komunis Tiongkok. Sekretaris Negara Pompeo dijadwalkan untuk mengeluarkan pernyataan kepada Partai Komunis Tiongkok pada akhir pekan ini.

Robert O’Brien mengatakan bahwa Partai Komunis Tiongkok adalah partai totaliter Marxisme dan Leninisme. Saat-saat dimana orang Amerika memperlakukan komunis Tiongkok secara pasif dan naif telah berlalu dan tak akan kembali.  Xi Jinping adalah pewaris Stalin.

O’Brien juga mengatakan bahwa komunis Tiongkok adalah ancaman terbesar bagi Amerika Serikat. Kasus spionase ekonomi yang mereka lakukan terhadap Amerika Serikat melebihi 2.000 kasus. Itu setara dengan 1 kasus muncul dalam 10 jam setiap harinya.

William Barr memperingatkan perusahaan-perusahaan Amerika seperti Hollywood dan Disney atas konsekuensi yang mungkin terjadi dengan putusan mereka yang memilih “bertekuk lutut” terhadap komunis Tiongkok.

Bannon mengungkapkan bahwa menanggapi masalah teknis, perang informasi, dan perang ekonomi dengan Partai Komunis Tiongkok, keempat orang ksatria tersebut telah berhasil merumuskan strategi perang yang lengkap dan koheren. Mereka kemudian akan bekerja sama dengan sekutu Amerika Serikat untuk membuka Laut Tiongkok Selatan dan mendukung India yang menghadapi konflik perbatasan di wilayah Tibet dengan komunis Tiongkok.

Bannon mengatakan, “Saya berharap Menteri Keuangan Amerika Serikat juga ikut berpartisipasi dalam perang. Kementerian Keuangan Amerika Serikat juga akan mulai kerja keras, karena Anda telah melihat rencana perang yang koheren.”

(sin/rp)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular