Epochtimes.com- Melansir Reuters, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa misi diplomatik Tiongkok sedang melakukan spionase dan kegiatan jahat lainnya di seluruh Amerika Serikat. Konsulat Houston adalah salah satu sarang kriminal yang paling serius. Kegiatan kriminalnya jauh melampaui “ruang lingkup yang dapat diterima.” 

Dalam briefing kepada wartawan pada hari Jumat 24 Juli lalu, pejabat senior Amerika Serikat itu juga menyebutkan bahwa Konsulat Tiongkok di Houston terkait dengan pencurian penelitian Amerika Serikat tentang vaksin virus Tiongkok.

Sebelumnya Komunis Tiongkok meminta Amerika Serikat untuk menutup konsulatnya di Chengdu sebagai balasan atas penutupan konsulat Houston oleh Amerika Serikat. Hubungan antara kedua negara pun memburuk dengan cepat.

Sebelumnya, Pemimpin Minoritas DPR Amerika Serikat Kevin McCarthy mengunggah di twitter, yang mengatakan: “Tidak dapat dipercaya kepada Komunis Tiongkok. Konsulat Komunis Tiongkok di Houston pernah mencoba untuk meretas ke dalam penelitian vaksin (AS). Konsulat ini melakukan spionase dan mencuri hak kekayaan intelektual. “

Partai Komunis Tiongkok tidak dapat dipercaya. Mereka telah mencoba meretas penelitian vaksin dan sekarang kami mengetahui bahwa mereka sedang melakukan spionase dan mencuri kekayaan intelektual dari konsulat mereka di Houston.

Menutup konsulat adalah hal yang tepat oleh @SecPompeo.

– Kevin McCarthy (@GOPLeader) 22 Juli 2020

Ahli masalah Tiongkok, Gordon Chang mengungkapkan pada hari Rabu 22 Juli lalu  bahwa Konsulat Tiongkok di Houston merencanakan dan menggunakan uang untuk mendukung kampanye Black Live Matter, yang berkontribusi pada konflik rasial di Amerika Serikat. 

Ada rumor bahwa konsulat memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok protes di Amerika Serikat dan memberikan dukungan keuangan dan logistik. 

Gordon Zhang menilai bahwa Kementerian Luar Negeri Komunis Tiongkok dan Partai Komunis telah melakukan kebohongan jahat di seluruh dunia. Kampanye propaganda sengaja memicu konflik rasial di Amerika Serikat. 

Media Amerika Serikat sebelumnya mengungkapkan bahwa Konsulat Tiongkok di Houston telah mendokumentasikan pelanggaran. Pelanggaran itu  termasuk konsulat tersebut tidak hanya dicurigai mencuri intelijen ekonomi dan militer Amerika Serikat, tetapi juga secara langsung mengganggu pejabat terpilih Amerika Serikat. Konsulat  bahkan secara langsung mengirimkan keluar negeri tersangka yang sedang diselidiki oleh Amerika Serikat. 

Editor yang bertanggung jawab: Lin Yan

hui/rp

Video Rekomendasi

Share

Video Popular