Li Chen, seorang ilmuwan Tiongkok dari Ohio yang terlibat dalam “Thousand Talents Project” atau “Proyek Seribu Talenta” Komunis Tiongkok, mengaku bersalah di Pengadilan Distrik Amerika Serikat pada 30 Juli 2020 lalu

Lin Nan

Ilmuwan keturunan Tiongkok Ohio terlibat dalam “Proyek Seribu Talenta” Komunis Tiongkok. Ilmuwan bernama Chen Li, usia 46 tahun itu, pada 30 Juli lalu mengaku bersalah yang disampaikan melalui konferensi video di Pengadilan Distrik Amerika Serikat. 

Chen Li didakwa dengan konspirasi karena mencuri rahasia bisnis ilmiah dan konspirasi melakukan penipuan telegraf untuk penelitian, identifikasi dan perawatan berbagai penyakit anak.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada tanggal 30 Juli lalu, Chen Li mengakui bahwa dia mencuri rahasia ilmiah dan komersial terkait dengan isolasi vesikel dari Lembaga Penelitian Rumah Sakit Anak Nationwide di Ohio untuk keuntungan finansial pribadinya sendiri.

Chen Li dan suaminya, Yu Zhou, ditangkap di California pada Juli 2019 silam. Mereka muncul di pengadilan federal di Columbus, Ohio, pada Agustus 2019.

Suami Chen Li, Zhou Yu yang berusia 49 tahun, dituduh sebagai kaki tangannya. Keduanya bekerja di laboratorium penelitian medis independen Lembaga Penelitian Rumah Sakit Anak Nasional Ohio selama 10 tahun. 

Mereka dituduh berkonspirasi untuk mencuri setidaknya lima rahasia dagang terkait dengan penelitian Exosomes dari National Children’s Hospital.

Exosomes memainkan peran penting dalam penelitian, identifikasi, dan perawatan berbagai penyakit medis, termasuk necrotizing enterocolitis yakni  enyakit yang ditemukan pada bayi prematur, fibrosis hati, dan kanker hati.

Menurut perjanjian pembelaannya, Chen Li berkonspirasi mencuri rahasia dagang dengan membuat dan menjual “kotak pil isolasi” dari Exosomes, dan kemudian menggunakan rahasia dagang ini untuk keuntungan.

Chen  Li mengaku, dirinya mendirikan sebuah perusahaan di Tiongkok untuk menjual perlengkapan itu. Chen Li mendapat manfaat dari pemerintah Komunis Tiongkok, termasuk Administrasi Negara Urusan Ahli Asing Tiongkok dan Yayasan Ilmu Pengetahuan Alam Nasional Tiongkok. 

Kecuali itu, Chen Li juga terkait dengan sejumlah program talenta rezim Komunis Tiongkok, yang merupakan metode yang digunakan untuk mentransfer penelitian dan teknologi asing ke pemerintah Komunis Tiongkok.

Sebagai bagian dari pembelaan tersebut, Chen telah setuju untuk menyerahkan sekitar $ 1,4 juta, 500.000 saham Avalon GloboCare Corp. dan 400 saham umum saham GenExosome Technologies Inc.

Asisten Jaksa Agung Keamanan Nasional Amerika Serikat, John C. Demers mengatakan, “Kami sekali lagi melihat Komunis Tiongkok telah mencuri kreativitas dan kerja keras negara kami. Ini karena mereka berusaha untuk merebut, menyalin, dan mengganti sendiri Bagian dari produk pengembangan kapasitas. “

Menurut  John C. Demers, meskipun ini bukan insiden yang terisolasi, dia melihat Komunis Tiongkok terlibat dalam pencurian rahasia dagang Amerika Serikat  yang menyumbang sekitar 60% dari kasus. 

“Perang ekonomi berkelanjutan semacam ini bertentangan dengan nilai-nilai dan norma-norma yang mendorong keberhasilan industri kami. Dan mengatasi tantangan ini masih menjadi prioritas utama kami,” kata  John C. Demers. 

Sementara itu, menurut pengacara Amerika Serikat untuk Ohio Selatan, David M. DeVillers, Chen Li mencuri rahasia dagang dari agensi Amerikanya dan memindahkannya setelah menerima pembayaran dari pemerintah Komunis Tiongkok. 

“Dia telah mengkhianati majikannya yang telah menggajinya selama 10 tahun,” kata David M DeVillers. (hui)

Editor yang bertanggung jawab: Ye Ziwei #

Video Rekomendasi :

 

 

Share

Video Popular