Virologi DR. Yan Limeng yang meneliti virus Wuhan mengatakan bahwa  Para petinggi komunis Tiongkok mengkonsumsi hydroxychloroquine. Tujuannya mereka untuk mencegah tertular virus komunis Tiongkok yang sedang melanda dunia.

oleh NTD

Saat wawancara di War Room dengan Steve Bannon pada 31 Juli 2020, DR. Yan Limeng yang berhasil melarikan diri ke Amerika Serikat dari Hongkong, berbicara tentang pemakaian hydroxychloroquine yang saat ini oleh dunia medis masih dianggap kontroversial. Obat itu digunakan dalam mencegah dan mengobati pasien terinfeksi virus komunis Tiongkok. Dia mengatakan bahwa hydroxychloroquine atau HCQ bukan obat ajaib, tetapi bisa memberi pertolongan.

Para pejabat tinggi Partai Komunis Tiongkok termasuk ketua, wakil ketua dan sebagian besar petingginya, tidak satupun dari mereka yang terinfeksi virus tersebut. Selain itu, menurut berita yang  dikumpulkan, Rumah Sakit Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok dan sejumlah rumah sakit besar dan para dokternya semua menggunakan obat tersebut. 

Yan mengatakan bahwa hydroxychloroquine tentu saja bukan obat ajaib, dan tidak ada obat ajaib di dunia. Namun, dalam krisis kesehatan global saat ini, obat-obatan yang efektif diperlukan untuk menyelamatkan hidup manusia. Ia mengatakan bahwa dirinya juga menggunakan hydroxychloroquine ini, dalam melakukan pencegahan dan perlindungan terhadap serangan virus ini.

Pembawa acara wawancara langsung berkomentar bahwa ia sendiri juga menggunakan HCQ.

Ia berkata : Sebenarnya, saya sendiri juga mengkonsumsi obat ini sejak bulan Februari tahun ini. Orang tua saya yang berusia 85 tahun juga minum obat ini. Ibu saya mengatakan bahwa ia tidak akan pernah berhenti minum obat ini, karena obat ini ternyata juga berhasil menyembuhkan radang sendinya (rheumatoid arthritis).

Yan mengatakan, selain virus pneumonia Wuhan ini, komunis Tiongkok juga sedang melakukan eksperimen virus lainnya. Dunia harus waspada dan memberikan perhatian tinggi terhadap eksperimen ilegal itu.

Yan menjelaskan : Saya juga tahu bahwa mereka melakukan percobaan ilegal di laboratorium P3 tempat saya bekerja. Misalnya, mereka melakukan percobaan terhadap virus Barat Sungai Nil, bahkan suami saya juga dibuat sangat takut ketika berurusan dengan virus ini, semua eksperimen seperti itu tidak memiliki catatan. Saya yakin bahwa jika kita dapat membuka laboratorium itu, kita dapat melakukan pemeriksaan yang lebih menyeluruh. Bahkan Chen Wei, seorang wanita militer berpangkat jenderal pergi ke Institut Virologi Wuhan pada bulan Februari 2020, dia dan stafnya menghancurkan semua bukti, kita masih dapat melihat banyak masalah.

Yan Limeng mengatakan bahwa dirinya sekarang sedang menyiapkan bukti yang terinci yang dibuat berdasarkan ilmiah, sebagai mana yang ditegaskan oleh komunis Tiongkok untuk membuktikan kebenarannya dan siapa yang berbohong ? (Sin/asr)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular