Erabaru.net. Sekelompok cicadas telah terinfeksi oleh jamur parasit yang mengendalikan pikiran mereka dan memaksa mereka untuk menginfeksi serangga lain, menurut para peneliti.

Serangga, yang telah dijuluki cicadas zombi, telah dipengaruhi oleh jamur psikedelik yang disebut Massospora, yang mengandung bahan kimia yang juga ditemukan dalam jamur halusinogen.

Setelah infeksi terjadi, serangga terlibat dalam ‘tampilan seprti film B-horor yang menakutkan’.

Infeksi dimulai dengan menggerogoti alat kelamin, pantat dan perut cicadas, menggantikannya dengan spora jamur yang kemudian digunakan untuk mengirimkan jamur ke serangga lainnya, menurut siaran pers dari West Virginia University.

“Pada dasarnya, cicadas memikat serangga lain untuk menginfeksi karena teman-temannya yang sehat tertarik untuk kawin,” jelas Brian Lovett, yang ikut menulis penelitian ini. “Senyawa bioaktif dapat memanipulasi serangga untuk tetap terjaga dan terus menularkan patogen lebih lama.”

Mempelajari cicadas bisa menjadi pekerjaan yang sulit mengingat mereka memiliki siklus hidup 13 hingga 17 tahun dan menghabiskan sebagian besar hidup di bawah tanah. Namun, cicadas yang terinfeksi ditemukan oleh para peneliti dari West Virginia University pada bulan Juni.

(Foto: PA)

Matthew Kasson, yang juga ikut menulis penelitian ini, mengatakan dalam pernyataan:

“Literatur kami sebelumnya selalu menyebutkan perilaku aneh yang terkait dengan Massospora dan beberapa jamur yang terkait erat, tetapi yang hilang adalah sintesis dari semua informasi baru ini yang terungkap.

“Temuan yang paling menarik adalah hal-hal yang masih belum kita ketahui. Kami menyadari bahwa ada beberapa skenario infeksi yang belum kami pertimbangkan sebelumnya.”

Studi yang diterbitkan oleh PLOS Pathogens, menyoroti bahwa infeksi mengarah pada perilaku hiperseksual, meskipun serangga kehilangan kemampuan untuk kawin ketika punggung mereka tersumbat oleh jamur, mereka masih mencoba kawin dalam upaya untuk mengirimkan jamur ke cicadas lainya yang sehat.

(Foto: PA)

“Ketika mereka terbang di sekitar atau berjalan di cabang, mereka menyebarkan spora dengan cara itu juga. Kami menyebut mereka penunggang garam kematian, karena mereka pada dasarnya menyebarkan jamur seperti garam ke luar dari shaker yang terbalik,” kata Kasson pada CNN.

Walaupun benar-benar terdengar seperti film horor, untungnya mereka menginfeksi serangga lainnya dan tidak membahayakan manusia. (yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SAINS SAINS NEWS

Video Popular