Ntdtv.com- Menurut sumber yang dikutip oleh harian Korea Utara, sebuah ledakan terjadi di Kota Huishan di Jalan Liangjiang perbatasan antara Korea Utara dan Tiongkok sekitar pukul 6:10 pagi waktu setempat pada tanggal 3 Agustus 2020. Penyebabnya mungkin disebabkan oleh ledakan tabung gas cair  yang terakumulasi di dalam rumah.

Karena insiden itu terletak di daerah sensitif yang hanya berjarak dua sungai dengan Tiongkok, serangkaian ledakan gas ini telah menarik banyak perhatian.

Sumber itu mengatakan bahwa ledakan gas beruntun membakar rumah-rumah selama setidaknya satu jam. Rumah komandan menyimpan sejumlah besar bensin dan tabung gas, yang membuat api di luar kendali. Sehingga melibatkan puluhan rumah di dekatnya juga beruntun terjadi ledakan, total ada 10 ledakan. Warga di dekatnya semuanya terlibat dalam membantu memadamkan api.

Sumber itu menunjukkan bahwa seluruh gedung yang terdiri dari puluhan rumah keluarga hangus dalam ledakan itu, “tidak ada yang tersisa di dalamnya.”

Laporan itu mengatakan bahwa pemandangan api yang berkobar menjulang ke angkasa. Bahkan perbatasan Tiongkok juga bisa melihat ledakan itu. Kecelakaan itu menyebabkan 6 kematian di tempat dan lebih dari 30 orang dikirim ke rumah sakit. Tiga orang yang terluka meninggal dunia setelah dikirim ke rumah sakit. Total 15 orang tewas pada pagi hari tanggal 5 Agustus 2020.

Setelah diselidiki, pihak berwenang Korea Utara awalnya menetapkan bahwa ledakan gas itu adalah “kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian.” Komandan yang terlibat dalam kasus tersebut telah ditangkap.

Pihak berwenang Korea Utara juga menyatakan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah tidak akan memberikan subsidi, termasuk selimut darurat, pakaian dan kebutuhan sehari-hari lainnya untuk penduduk yang terkena dampak. Mereka harus membeli dengan biaya mereka sendiri.

Sumber itu mengatakan bahwa bahkan selama penyelidikan, pihak berwenang tidak lupa untuk bertanya kepada publik apakah foto Kim Il Sung dan Kim Jong Il yang diabadikan di rumah mereka dalam kondisi baik. Pada sore hari tanggal 4 Agustus, tim seluler di bawah Kementerian Jaminan Sosial Kota Huishan memblokir tempat kejadian. Jika menemukan seseorang mengambil foto dengan ponsel akan segera menyitanya untuk diselidiki. (Hui/asr)

(Dilaporkan oleh reporter Li Yun / editor yang bertanggung jawab: Li Quan)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular